Jumat, 29 Mei 2020

ACARA KEBAKTIAN KELUARGA RABU & KAMIS, 27 & 28 MEI 2020


ACARA PARTANGIANGAN KELUARGA


HKBP PONDOK GEDE


Rabu & Kamis, 27&28 Mei 2020



1.      Bernyanyi BN HKBP No. 641a:1-2 Ya Roh Kudus B’ri (SDJ)

Ø   Ya Roh Kudus b’ri hikmatMu. Penuhilah umatMu.
Pohon di hutan bertepuk, ombak di laut gemuruh.
         Semuanya ciptaanMu. Bersorak-sorai bagiMu.
         Nyanyikan “Haleluya”

Ø   Ya Roh Kudus tahbiskanlah nabiMu dan pelayan.
         Nyatakanlah kasihMu Tuhan untuk orang tertindas.
         Jauhkanlah kuasa g’lap, Iman jemaat kobarkanlah.
         Soraklah “Haleluya”

2.      Votum/Agenda

P:     Di dalam Nama Allah Bapa dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus, dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi.

P/J:  Amin.

P:     Demikianlah Firman Tuhan Allah; Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu, dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. RohKu akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapanKu dan tetap berpegang pada peraturan-peraturanKu dan melakukannya. Haleluya. Kita berdoa: Ya Tuhan Allah Bapa kami. Engkau yang mengajar dan menerangi hati orang-orang percaya melalui Roh Kudus. Bukalah mata hati kami juga dengan RohMu, agar kehidupan kami sesuai dengan kehendak-Mu, dan hati kami penuh damai dan sukacita, dalam Tuhan Yesus Kristus. Amin.

3.      Pembacaan Firman Tuhan (Yesaya 63:11-14)

P:     Lalu teringatlah mereka kepada jaman dahulu kala, jaman Musa hamba-Nya itu: Dimanakah Dia yang yang membawa mereka naik dari laut bersama-sama dengan pengembala kambing domba-Nya? Dimanakah Dia yang menaruh Roh Kudus-Nya dalam hati mereka?

J:      Yang dengan tangan-Nya yang agung menyertai Musa di sebelah kanan; yang membelah air di depan mereka untuk membuat nama abadi bagi-Nya.

P:     Yang menuntun mereka melintasi samudera raya seperti kuda melintasi padang gurun? Mereka tidak pernah tersandung.

J:      Seperti ternak yang turun ke dalam lembah. Roh Tuhan membawa mereka ke tempat perhentian;

P:     Demikianlah Engkau memimpin umat-Mu untuk membuat nama yang agung bagi-Mu. Demikian pembacaan Firman Tuhan. Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Tuhan serta memeliharanya.

P/J:  Amin.

4.      Bernyanyi BN HKBP No. 102:1 Ya Roh Kudus… (BL 206)

Ø   Ya Roh Kudus Kau datanglah, Sinar Surgawi yang terang
Penuhi hati kami.
Ya Sinar kasih yang terang, sinari hati yang kelam,
Penghibur hati kami.
Ajar, kami melakukan penghayatan Firman Tuhan.
B’rilah kami ketekunan.

5.      Renungan (Galatia 5:16-26)

P:     Maksudku ialah: Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

J:      Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh, dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging - karena keduanya bertentangan - sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.

P:     Akan tetapi, jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum taurat.

J:      Perbuatan daging telah nyata, yaitu; percabulan, kecemaran, hawa nafsu.

P:     Penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah.

J:      Kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu - seperti yang telah kubuat dahulu - bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah.

P:     Tetapi buah Roh ialah: Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan.

J:      Kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

P:     Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.

J:      Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita dipimpin oleh Roh.

P:     Dan janganlah kita gila hormat; janganlah kita saling menantang dan saling mendengki. Demikian pembacaan Firman Tuhan.

P:     Kita yang diberkati Tuhan: Makna sebuah kebebasan dan kemerdekaan yang dianugerahkan Tuhan kepada seluruh umatNya. Kebebasan dan kemerdekaan tanpa norma bukanlah sebuah kebebasan yang menghidupkan, akan tetapi adalah sebuah bencana; Kebebasan tanpa ketaatan adalah liar dan ketaatan tanpa kebebasan adalah perbudakan, artinya Paulus mau menekankan bagaimana kita memaknai nilai kemerdekaan yang telah Tuhan anugerahkan. Kemerdekaan yang taat kepada norma yaitu Firman Tuhan. Paulus mengajak jemaat Galatia untuk melihat dan memaknai hidup yang sesungguhnya, sebagaimana telah dimerdekakan oleh Kristus dari perbudakan dosa, artinya bagaimana manusia untuk tidak lagi memperhambakan dirinya pada kuasa dosa dan keinginan daging (ay. 13). Sebagai orang yang telah dimerdekakan hendaknyalah saling melayani berdasarkan kasih. Memang harus kita akui sulitnya untuk berbuat baik, dan yang sangat sulit kita kalahkan adalah diri kita sendiri dengan seluruh keinginannya. Banyak orang yang menyebutkan namanya orang Kristen, tetapi masih mau memperbudak dirinya, hidupnya pada keinginan-keinginan daging, nafsu duniawi, seperti kesombongan, kecemaran dll. Banyak orang yang sering kalah oleh keinginan daging dari pada dimenangkan oleh Roh Kudus. Itu sebabanya Paulus dengan tegas menekankan agar kiranya manusia/orang percaya ”hidup oleh Roh” (ay. 16,25) dan mau dipimpin oleh Roh Kudus (18,25) dan setiap orang yang tidak mau menyerahkan dirinya dibimbing dan dipimpin oleh Roh Kudus, yang masih memperbudak dirinya dengan keinginan-keinginan daging, nafsu duniawi tidak memiliki tempat/bagian dalam kerajaan Allah.

         Kita yang dibserkati Tuhan, Hal ini merupakan penjelasan akan apa yang dipahami oleh orang-orang Yahudi, yang menekankan ketaatan akan hukum taurat, Paulus katakan keselamatan bukan oleh karena hukum, akan tetapi adalah karena anugerah Tuhan, Hukum Taurat menjadi penunjuk dosa, artinya perilaku kita, sikap dan keimanan kita diperhadapkan dengan Hukum Taurat, apakah memang dapat kita lakukan dengan murni? (Merupakan kesalahan pemahaman orang Yahudi akan makna keselamatan) itu sebabnya Tuhan anugerahkan kita keselamatan, keampunan dosa. Kesalahan kedua dalam pemahaman mereka akan kemerdekaan, kasih karunia adalah supaya oleh kasih karunia, manusia bebas melakukan dosa. Padahal yang sebenarnya adalah: mereka yang menerima keselamatan, kebebasan dan keampunan dosa supaya mereka bebas berbuat kebaikan, kebajikan dan kasih. Bagaimana caranya? Adalah dengan menyerahkan segala kehidupannya dalam bimbingan/tuntunan Roh Kudus. Kita harus berusaha melawan keinginan-keinginan daging yang senantiasa berusaha untuk meguasai dan mengalahkan kita, merampas kita dari nilai hidup yang sebenarnya, dari keselamatan yang telah Tuhan anugerahkan, bagaimana kita mau membiarkan Roh Tuhan mempimpin hidup dan kehidupan kita (16-18). Hanya di dalam kasih karunia Tuhan, kita dimampukan untuk mengasihi sesama dengan tulus, mengasihi Tuhan dengan sungguh.


6.      Bernyanyi BN HKBP No. 109:1 Turunlah Ya Roh Kudus (BL 78)

Ø   Turunlah ya Roh Kudus, penuhilah jemaat-Mu.
Ajar kami bertekun, beribadah kepada-Mu.
Dengarkanlah permohonan, doa umat dikabulkan.

7.      Berdoa Salah Satu Anggota Keluarga

8.      Bernyanyi BN HKBP No. 103:3 Roh Penghibur dari Surga (BL 80)

Ø   Kami sujud menyembah-Mu,
Curahkan berkat-Mu, b’rilah hidup baru.
Dan tunjukkanlah bahaya, 
Jahatnya, dahsyatnya, maut akibat dosa.

9.      Berdoa Kepala Keluarga

10.  Bernyanyi BE No. 108:1-2 Baen ma gabagaba (BL 203) Pelean

Ø   Baen ma gabagaba dohot bungabunga nang pelean i.
Ai nuaeng ma jumpang ari parningotan Pentakoste i.
         Haroro ni Tondi do, i ma Tondi Parbadia, masuk tu huria.

Ø   Jangkon ma Ibana, ai asi rohaNa, ro tu hita on.
         Asa sondangonNa, tiur bahenonNa, parrohaon tongtong.
Jangkon ma Ibana da, asa dao sude arsakmu,
Nang pardangolanmu.

11.  Doa Penutup

P:     Marilah kita beroda menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan: Ya Allah, Bapa kami yang di surga. Kami mengaku bahwa Tuhan adalah sumber dari segala karunia yang melimpah dalam kehidupan kami masing-masing. Sebahagian daripada karunia itu, kami serahkan kembali sebagai persembahan kami kepada Tuhan. Terimalah dan berkatilah persembahan umatMu ini, agar dapat kami pergunakan untuk pekerjaan dan pelayanan Kerajaan Tuhan di dunia ini. Bukalah hati kami untuk mengenal betapa banyak berkat dan karunia yang kami peroleh dari Tuhan, supaya kami senantiasa bersyukur kepadaMu di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin. Kita bersama dalam doa Bapak Kami.
P/J:  Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah Nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya. Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga telah mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya kerajaan, dan kekuasaan dan kemuliaan sampai selama-lamanya, amin.

P/J:  Amin… Amin… Amin.

(Kalau yang memimpin pelayan tahbisan: ”Anugerah Tuhan kita Yesus Kristus, Kasih setia Allah Bapa, dan Persekutuan dengan Roh Kudus, kiranya menyertai dan memberkati kita semua).




Persembahan boleh dikirimkan ke:

1. Rekening Britama Cab. Pond Gede No. 038501000630566
     (Kode Bank 002)

2. Tabungan BNI No. 1919667770
     (Kode Bank 009)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...