Jumat, 20 November 2015

ACARA IBADAH IKAT JANJI PERKAWINAN Simon Marolop Tambunan dan Anggita Hannyka br. Butarbutar

A C A R A   I B A D A H
IKAT JANJI PERKAWINAN
HKBP PONDOK GEDE RESORT PONDOK GEDE
DISTRIK XIX BEKASI
Sabtu, 21 November 2015
Pukul 10.00 WIB





Simon Marolop Tambunan



Dan
Anggita Hannyka br. Butarbutar


Jl. Perumahan Taman Pondok Gede Blok H No.1-3
Pondok Gede RT 04 RW 01 Kelurahan Jatirahayu
Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi
Provinsi Jawa Barat
Telp. (021) 8467284





I.      Pra Ibadah

1.           Persiapan di ruang Konsistori (Calon Pengantin, orangtua dan Majelis Gereja berdoa bersama)
2.           Calon Pengantin dan keluarga memasuki gereja (diiringi musik)

II.  Ibadah

  1. Bernyanyi KJ No. 9: 1-2  “Puji, Hai Jiwaku, Puji Tuhan” G=Do

Puji, hai jiwaku, puji Tuhan selagi ada nafasmu!
Allahku patutlah kuagungkan sepanjang umur hidupku!
Hayatku Dia yang beri; Dia kupuji tak henti.
Haleluya, haleluya!

                                    ---- Jemaat Berdiri ----

Jika penolongmu Allah Yakub, betapa kau bahagia!
Ia penuhi pengharapanmu, Tuhan setia s”lamanya.
Maha Pencipta dunia tak meninggalkan makhluknya.
Haleluya, haleluya!

  1. Votum, Introitus, Doa (L= Liturgis; J= Jemaat)

L:      Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin. "Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu”

J:       Dan akan terjadi, karena kamu mendengarkan peraturan-peraturan itu serta melakukannya dengan setia,

L:     Maka terhadap engkau TUHAN, Allahmu, akan memegang perjanjian dan kasih setia-Nya yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu. Haleluya! (Marilah kita berdoa): Ya Allah Bapa Yang Maha Pengasih, kami mengucap syukur kepada-Mu karena Engkau membimbing saudara/i kami hendak berjanji di hadapan-Mu, sebelum mereka menerima berkat perkawinan dari Tuhan. Semoga mereka beroleh sukacita di waktu yang telah Engkau tentukan bagi mereka.  Karuniakanlah  Roh  Kudus  untuk  menuntun mereka sehingga rencana tersebut berjalan dalam damai dan bahagia. Perlengkapilah orangtua dan seluruh keluarganya. Curahkanlah berkat dan hikmat-Mu kepada mereka. Dengarkanlah doa kami, di dalam Nama Yesus Kristus Juruselamat kami. Amin.
 ---Jemaat Duduk---

  1. Koor/VG/Solo: Ina Hanna HKBP Pondok Gede

  1. Bernyanyi KJ No. 406: 1+3 “Ya Tuhan, Bimbing Aku”  D=Do

Ya Tuhan bimbing aku di jalanku, sehingga ku selalu bersamaMu
Engganlah ku melangkah setapakpun, pabila Kau tak ada di sampingku

( Calon Pengantin dan Orangtua Berdiri di Tempat )

Dan bila tak kurasa kuasaMu, Engkau senantiasa di sampingku
Ya Tuhan bimbing aku di jalanku, sehingga ku selalu bersamaMu.

  1. Membaca Naskah Ikat Janji Perkawinan
  2. Penegasan terhadap Calon Pengantin dan orangtua
  3. Penandatanganan berita Ikat Janji Perkawinan
a. Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan                                 
b. Orang tua Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
c. Saksi dari pihak Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
d. Sintua Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
e. Pelayan Ikat Janji Perkawinan (Napatumpolhon)
f.  Pemberitahuan :  Nb. Pemberkatan Perkawinan Sabtu, 5 Desember 2015 di HKBP Pondok Gede Ressort Pondok Gede Pukul 08.30 WIB

  1. Koor/VG/SoloAma HKBP Pondok Gede

  1. Bernyanyi KJ No. 369a: 1 Ya Yesus ‘Ku Berjanji” F=Do
(Calon Mempelai menuju altar)
Ya Yesus, ‘ku berjanji setia pada-Mu;
’Kupinta Kau selalu dekat ya Tuhanku
Di kancah pergumulan jalanku tak sesat
Kar’na Engkau Temanku, Pemimpin terdekat

  1. Tukar Cincin

         Calon Pengantin  Laki-laki: Terimalah cincin ini sebagai simbol
kasih setiaku yang tidak akan berubah kepadamu.
         Calon Pengantin Perempuan: Terimalah cincin ini sebagai simbol
kasih setiaku yang tidak akan berubah kepadamu.
(Calon Pengantin kembali ke tempat duduk)

  1. Koor/VG/SoloAma HKBP Pondok Gede
  2. Bernyanyi PKJ No. 165: 1 “Janji Yang Manis” As=Do
(= BE. No. 766 Padan na Uli)

Janji yang manis: Kau tak Kulupakan, tak terombang-ambing lagi jiwaku. Walau lembah hidupku penuh awan, nanti ‘kan cerahlah langit di atasku.
Reff: Kau tidak ‘kan Aku lupakan, Aku memimpinmu, Aku membimbingmu. Kau tidak ‘kan Aku lupakan, Aku Penolongmu, yakinlah teguh

13. Khotbah (Pdt. Nikson Simangunsong) Amsal 3:33
        
Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya. (Manginona do torutoru ni Jahowa tu jabu ni parjahat, alai dipasupasu do ianggo undungundung ni halak partigor.)


14. Bernyanyi KJ No. 393: 1-3 Tuhan, Betapa Banyaknya G=Do
                                         {Persembahan I (huria) & II (sosial)}

Tuhan betapa banyaknya berkat yang Kau beri
Teristimewa rahmat-Mu dan hidup abadi
Ref.:    T’rima kasih ya Tuhanku, atas keselamatanku!
Padaku telah Kau beri hidup bahagia abadi

Sanak, saudara dan teman Kau b’ri kepadaku
Berkat terindah ialah: ’ku jadi anak-Mu.  Ref.: T’rima kasih ....

--------Musik-------

Setiap hari rahmat-Mu tiada putusnya
Hendak kupuji nama-Mu tetap selamanya. Ref.: T’rima kasih ...

15. Doa Penutup (Jemaat Berdiri)
      
III.     Kata Sambutan mewakili keluarga kedua Calon Pengantin


IV.      Bersalaman (Calon Pengantin berdiri di depan)

RENUNGAN MINGGU PERINGATAN BAGI YANG TELAH MENINGGAL DUNIA 22 NOVEMBER 2015

Selamat Berjaga-jaga!

(Lukas 12:35-43)




     Tak terasa kita sudah tiba di akhir tahun gereja. Minggu depan, sudah tahun baru gereja (Advent). Di akhir tahun gereja ini, ucapan “Selamat Berjaga-jaga” menyapa. Mengapa berjaga-jaga perlu diberi ucapan “Selamat”? Supaya selamat dalam bertugas. Suasana orang yang berjaga-jaga berbeda dengan suasana orang yang menerima ulang tahun, wisuda, perkawinan, kenaikan pangkat, kelahiran anak, dll. Orang yang wisuda, kawin, naik pangkat, terasa senang dan bahagia. Namun orang yang berjaga-jaga terlihat keseriusannya bahkan ketegangannya. Misalnya seorang Paspampres, yang sedang bertugas. Segala sesuatu harus clean and clear. Tidak boleh lengah. 
   Masih hangat dalam ingatan banyak orang, peristiwa yang terjadi di Paris, Perancis, pada 13 November yang lalu. Meski aparat keamanan Perancis telah meningkatkan pengamanan di berbagai penjuru, terkait isu teroris, namun masih saja terjadi teror bom dan penembakan yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia dan terluka. Di tanah air, banyak orang yang berjaga-jaga sehubungan dengan peralihan musim kemarau ke musim hujan. Bencana banjir mengancam. Belum lagi erupsi dan letusan gunung merapi yang mengancam masyarakat di berbagai tempat. Begitu juga dengan para medis yang berjaga-jaga di rumah sakit. 
    Dalam khotbah minggu ini, Yesus memberi perumpamaan tentang sikap hamba yang berjaga-jaga menyambut kehadiran tuannya. Hamba yang setia dan bertanggung jawab, senantiasa terjaga menantikan tuannya pulang. Baginya, yang terpenting adalah melakukan dengan cinta. Buahnya, tuannyalah yang melayani para hamba yang setia tersebut. Perumpamaan tersebut menggambarkan kedatangan Yesus, Juruselamat pada akhir zaman. Kapan dan di mana? No body knows! Hanya Bapa yang tahu. Namun, Allah sangat menyukai anak-anak-Nya yang setia berjaga-jaga. Siapakah mereka? Menurut Tuhan Yesus, mereka adalah orang-orang yang melakukan segala sesuatu untuk “salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat.25:40). Mereka memberi makan, minum, pakaian; mengunjungi orang sakit, dipenjara, menerima orang asing. Merekalah orang-orang yang berjaga-jaga, yaitu berbuat sesuatu yang bermakna dalam hidupnya. 
    Hari ini, kita memasuki minggu akhir tahun gerejawi, mengenang saudara/i kita yang telah meninggal. Sekaligus mempersiapkan diri jika Allah memanggil kita kelak (Mementomori). Firman Tuhan mengingatkan, jika manusia ingin menyaksikan Allah hadir seperti tuan yang melayani hambanya (ay.37), maka orang percaya mesti menghidupi karakter hamba yang berjaga-jaga. Namun jika manusia memandang rendah Allah, berlaku seperti tuan, berbuat kejahatan, dan apatis (bnd Mat. 25:41-46; Gal.5:19-21), itu sama saja mengundang pencuri datang ke rumah. Masakan Anda rela membiarkan pencuri merampok mahkotamu? Gak rela! Selamat hari minggu. Selamat beribadah. Tetap pegang teguh janji Tuhan. Tuhan Yesus menguatkanmu. 
                                                                           Amin.





NAMA-NAMA JEMAAT
HKBP PONDOK GEDE RESORT PONDOK GEDE
Yang Meninggal dari hari Jumat tanggal 21 November 2014
Sampai dengan hari Jumat tanggal 20 November 2015

1.        Surtiara Tampubolon (Ny. St. J. Panggabean br. Tampubolon – Op. Marimbun Boru),
       Ibu, umur 82 tahun. Meninggal pada hari Senin, 08 Desember 2014,
      Alamat: Jl. Setia II RT.05/04 No. 58 Jatiwaringin (Wijk 6)

2.        Pantun Silalahi,
Bapak, umur 57 tahun. Meninggal pada hari Kamis, 15 Januari 2015,
       Alamat: Bulak Tinggi RT.002/002 Jati Rahayu – Pondok Melati (Wijk 4)

3.        Sinta Panjaitan (Ny. Siagian br. Panjaitan – Op. Rebecca Boru),
       Ibu, umur 79 tahun. Meninggal pada hari Sabtu, 31 Januari 2015,
Alamat: Jl. Yanatera V No. 11 Bulog 2 Jatimurni (Wijk 5)

4.        Anwar Pakpahan (Op Roberto Doli),
       Bapak, umur 73 tahun. Meninggal pada hari Selasa, 24 Maret 2015,
Alamat: Kampung Bulak Tinggi RT.08/16 No. 1 Jatiwarna (Wijk 4)

5.        Rositta Naipospos (Ny. Pangaribuan br. Naipospos – Op. Marisa Boru),
       Ibu, umur 82 tahun. Meninggal pada hari Selasa, 24 Maret 2015
Alamat: Gg. Baru RT.011/03 No. 41 Bambu Apus – Cipayung (Wijk 1)

6.        Natalia Charolina Sirait,
       Pemudi, umur 32 tahun. Meninggal pada hari Kamis, 26 Maret 2015,
Alamat: Kamp. Bulak No. 6 RT.011/07 Jati Rahayu (Wijk 3)

7.        Andarwati Guslina Tampubolon (Ny. Sianturi br. Tampubolon),
       Ibu, umur 30 tahun. Meninggal pada hari Selasa, 19 Mei 2015,
Alamat: Jl. SPG VII RT.006/009 No. 23 Lubang Buaya (Wijk 1)

8.        Ruspita Sihite,
       Pemudi, umur 63 tahun. Meninggal pada hari Selasa, 16 Juni 2015,
Alamat: Jl. Garda RT.004/07 No. 66 Lubang Buaya (Wijk 1)

9.        Horas Effendy Sinaga (Op. Carissa Doli),
       Bapak, umur 67 tahun. Meninggal pada hari Rabu, 17 Juni 2015,
Alamat: Bulak Tinggi Rt.08/01 Jatiwarna (Wijk 4)

10.    Maruhum Lumban Tobing (Op. Yericho Doli),
       Bapak, umur 71 tahun. Meninggal pada hari Jumat, 03 Juli 2015,
Alamat: Jl. Albaidho Gg. Adil No. 19 Lubang Buaya (Wijk 1)

11.    Ramses Agustinus Purba S.E.,
       Bapak, umur 52 tahun. Meninggal pada hari Rabu, 15 Juli 2015,
Alamat: Pondok Melati Indah, Jl Bukit Barisan I Blok B3 No 9 Jatiwarna (Wijk 5)

12.    Lemerti Debataraja Simamora (Op. ni si Jesica Doli),
       Bapak, umur 61 tahun. Meninggal pada hari Minggu, 09 Agustus 2015,
Alamat: Komp. Housing I Jl. Cipta Utama Blok K No. 9 (Wijk 2)

13.    Marsauli Hutauruk (Ny. Dj. Situmeang br. Hutauruk – Op. Friska Boru),
       Ibu, umur 61 tahun. Meninggal pada hari Kamis, 20 Agustus 2015,
Alamat: Jl. SPG 7 RT.010/09 No. 44E Lubang Buaya (Wijk 1)

14.    Charles Tambunan,
       Pemuda, umur 42 tahun. Meninggal pada hari Selasa, 25 Agustus 2015,
Alamat: Jl. Bulak Tinggi Raya RT.001/03 No. 17 Jatiwarna (Wijk 4)

15.    Pahotan Nainggolan (Op. ni si Deandra Doli),
       Bapak, umur 61 tahun. Meninggal pada hari Rabu, 26 Agustus 2015,
Alamat: Komp. TVRI D-VIII No. 15 Jatirahayu (Wijk 4)

16.    Rosfrida Sirait,
       Pemudi, umur 46 tahun. Meninggal pada hari Rabu, 30 September 2015,
Alamat: Jl. Sosial No. 89 RT.01/06 Jatiwaringin Pondok Gede (Wijk 6)

17.    Fenita Sianturi,
       Anak Perempuan, umur 6 tahun. Meninggal pada hari Senin, 19 Oktober 2015,
Alamat: Jl. Kampung Rawa Bacang RT.007/012 No. 45 Jatirahayu (Wijk 4)

18.    Santun Ricardo Siburian,
       Pemuda, umur 35 tahun. Meninggal pada hari Minggu, 01 November 2015
Alamat: Kompleks Kologad No. 26 Jati Rahayu (Wijk 3)

Demikian nama-nama Anggota Jemaat   HKBP  Pondok Gede
Yang Meninggal dari hari Jumat, 21 November 2014
                                         Sampai dengan hari Jumat, 20 November 2015.

ACARA IBADAH IKAT JANJI PERKAWINAN Ramses Tambunan dan Dermawati br. Gultom

ACARA IBADAH
IKAT JANJI PERKAWINAN
HKBP PONDOK GEDE RESSORT PONDOK GEDE
DISTRIK XIX BEKASI
Jumat, 20 November 2015
Pukul 14.00 WIB










Ramses Tambunan
Dan
Dermawati br. Gultom


Jl. Perumahan Taman Pondok Gede Blok H No.1-3
Pondok Gede RT 04 RW 01 Kelurahan Jatirahayu
Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi
Provinsi Jawa Barat
Telp. (021) 8467284


I.                    Pra Ibadah
1.           Persiapan di ruang konsistori (Calon mempelai, orangtua dan parhalado berdoa bersama)
2.           Calon mempelai dan keluarga memasuki gereja (diiringi musik)

II.  Ibadah

  1. Bernyanyi KJ. No. 9: 1-2  “Puji, Hai Jiwaku, Puji Tuhan” G=Do

Puji, hai jiwaku, puji Tuhan selagi ada nafasmu!
Allahku patutlah kuagungkan sepanjang umur hidupku!
Hayatku Dia yang beri; Dia kupuji tak henti.
Haleluya, haleluya!

                                    ---- Jemaat Berdiri ----

Jika penolongmu Allah Yakub, betapa kau bahagia!
Ia penuhi pengharapanmu, Tuhan setia s”lamanya.
Maha Pencipta dunia tak meninggalkan makhluknya.
Haleluya, haleluya!

  1. Votum, Introitus, Doa (L= Liturgis; J= Jemaat)

L:      Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin. "Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu”

J:       Dan akan terjadi, karena kamu mendengarkan peraturan-peraturan itu serta melakukannya dengan setia,

L:     Maka terhadap engkau TUHAN, Allahmu, akan memegang perjanjian dan kasih setiaNya yang diikrarkanNya dengan sumpah kepada nenek moyangmu. Haleluya!
(Marilah kita berdoa): Ya Allah Bapa Yang Maha Pengasih, kami mengucap syukur kepada-Mu karena Engkau membimbing saudara/i kami hendak berjanji di hadapanMu, sebelum mereka menerima berkat perkawinan dari Tuhan. Semoga mereka beroleh sukacita di waktu yang telah Engkau tentukan bagi mereka.  Karuniakanlah  Roh  Kudus  untuk  menuntun mereka sehingga rencana tersebut berjalan dalam damai dan bahagia. Perlengkapilah orangtua dan seluruh keluarganya. Curahkanlah berkat dan hikmatMu kepada mereka. Dengarkanlah doa kami, di dalam Nama Yesus Kristus Juruselamat kami. Amin.
 ---Jemaat Duduk---

  1. Koor/VG/Solo:

  1. Bernyanyi KJ. No. 406: 1+3 “Ya Tuhan, Bimbing Aku”  D=Do

Ya Tuhan bimbing aku di jalanku, sehingga ku selalu bersamaMu
Engganlah ku melangkah setapakpun, pabila Kau tak ada di sampingku

( Calon Mempelai dan Orangtua Berdiri di Tempat )

Dan bila tak kurasa kuasaMu, Engkau senantiasa di sampingku
Ya Tuhan bimbing aku di jalanku, sehingga ku selalu bersamaMu.

  1. Membaca Naskah Ikat Janji Perkawinan
  2. Penegasan terhadap Calon Pengantin dan orangtua
  3. Penandatanganan berita Ikat Janji Perkawinan
a. Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan                                 
b. Orang tua Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
c. Saksi dari pihak Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
d. Sintua Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
e. Petugas - Napatumpolhon
f.  Pemberitahuan :  Nb. Pemberkatan Perkawinan Sabtu, 5 Desember 2015 di HKBP Jati Murni Resort Jati Asih Pukul 09.00 WIB

  1. Koor/VG/Solo:

  1. Bernyanyi KJ No. 369a:1 Ya Yesus ‘Ku Berjanji”  C=Do
(Calon Pengantin menuju Altar)
Ya Yesus, ‘ku berjanji setia padaMu;
’Kupinta Kau selalu dekat ya Tuhanku
Di kancah pergumulan jalanku tak sesat
Kar’na Engkau Temanku, Pemimpin terdekat

  1. Tukar Cincin

         Calon Pengantin  Laki-laki: Terimalah cincin ini sebagai simbol
kasih setiaku yang tidak akan berubah kepadamu.
         Calon Pengantin Perempuan: Terimalah cincin ini sebagai simbol
kasih setiaku yang tidak akan berubah kepadamu.
(Calon Pengantin kembali ke tempat duduk)

11.      Koor/VG/Solo:
12.    Bernyanyi PKJ No. 165:1 “Janji Yang Manis” (= BE 766 Padan na Uli) As=Do

Janji yang manis: Kau tak Kulupakan, tak terombang-ambing lagi jiwaku. Walau lembah hidupku penuh awan, nanti ‘kan cerahlah langit di atasku.
Reff: Kau tidak ‘kan Aku lupakan, Aku memimpinmu, Aku membimbingmu. Kau tidak ‘kan Aku lupakan, Aku Penolongmu, yakinlah teguh

13. Khotbah Mazmur 139: 1-3 (Pdt. Nikson Simangunsong)
        
        Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
        Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
        Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.

14. Bernyanyi KJ No.393:1-3 Tuhan, Betapa Banyaknya  G=Do
                                         {persembahan I (huria) & II (sosial)}

Tuhan betapa banyaknya berkat yang Kau beri
Teristimewa rahmatMu dan hidup abadi
Ref.:    T’rima kasih ya Tuhanku, atas keselamatanku!
Padaku telah Kau beri hidup bahagia abadi

Sanak, saudara dan teman Kau b’ri kepadaku
Berkat terindah ialah:’ku jadi anak-Mu.  Ref.:                T’rima kasih ....

--------Musik-------

Setiap hari rahmatMu tiada putusnya
Hendak kupuji namaMu tetap selamanya. Ref.: T’rima kasih ...

15. Doa Penutup (Jemaat Berdiri)
      
III.     Kata Sambutan mewakili keluarga kedua Calon Pengantin


IV.      Bersalaman (Calon Pengantin berdiri di depan)

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...