Minggu, 29 Oktober 2017

IKAT JANJI PERKAWINAN dr. BILI MEYER HUTABARAT DENGAN AMANDA KRISTANI BR. TAMPUBOLON, S.Si

M O D E L    G

ACARA KEBAKTIAN

PERJANJIAN PERKAWINAN/MENIKAH











I.   Pra Ibadah

1.      Persiapan di ruang konsistori (Kedua Calon Pengantin, Orangtua dan Majelis gerejaberdoa bersama)

2.      Calon Pengantin dan keluarga memasuki gedung gereja

II.   I b a d a h (Pdt. Nikson Simangunsong)

1.      Bernyanyi  KJ. No. 10: 1-2 Pujilah Tuhan, Sang Raja G= Do

1.      Pujilah Tuhan, Sang Raja yang Mahamulia!
Segenap hati dan jiwaku, pujilah Dia!
Datang berkaum, brilah musikmu bergaung, Angkatlah puji-pujian !
                       
(Jemaat Berdiri)

2.      Pujilah Tuhan; segala kuasa pada-Nya!
Sayap kasih-Nya yang aman mendukung
Anak-Nya!
Tiada ter’pri yang kepadamu dib’ri; 
Tidakkah itu kaurasa?


2.      Votum - Introitus - Doa
(L: Liturgis – J: Jemaat)

L:        Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama Anak-Nya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu,

J:     Sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian,

L:     Yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini. (Marilah kita berdoa): Ya Tuhan Allah Bapa kami yang bertakhta di sorga, Terima kasih Tuhan, karena Tuhan membimbing Calon Pengantin untuk berjanji di hadapan Tuhan saat ini. Mereka berdua akan berjanji untuk menerima pemberkatan perkawinan sesuai dengan kehendak Tuhan. Kami mohon agar Tuhan berdiam dalam hati mereka, sehingga janji yang hendak mereka ikrarkan diikat oleh kasih-Mu dan kehendak-Mu. Berkati mereka agar perkawinan mereka kelak membawa sukacita dan kebahagiaan bagi mereka berdua, bagi keluarga mereka, dan juga menjadi berkat bagi jemaatMu dan masyarakat luas. Di dalam Nama Jesus Kristus kami berdoa. Amin.

(Jemaat Duduk)

3.      Koor/VG/Solo:



4.      Bernyanyi KJ. No. 376 : 1-2 Ikut Dikau saja, Tuhan
D= Do

1.      Ikut dikau saja, Tuhan, jalan damai bagiku;
Aku s’lamat dan sentosa hanya oleh darah-Mu.
Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi  pada-Mu:
Dalam Dikau, Jurus’lamat, ‘ku bahagia penuh!

(Calon Pengantin maju ke depan dan orangtua berdiri di tempat)

2.      Ikut Dikau di sengsara, kar’na janjiMu teguh:
Atas kuasa kegelapan ‘ku menang bersama-Mu.
Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi  pada-Mu:
Dalam Dikau, Jurus’lamat, ‘ku bahagia penuh!

5.      Membaca Naskah Ikat Janji Perkawinan

6.      Klarifikasi dan Penegasan kepada:

6.1. Kedua Calon Pengantin

6.2.  Orangtua Calon Pengantin

7.      Penandatanganan Berita Acara Ikat Janji Perkawinan

7.1. Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan

7.2. Orangtua Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan

7.3. Saksi dari pihak Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan        
  
7.4. Majelis Gereja Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan

7.5. Pelayan Ikat Janji Perkawinan

7.6. Pemberitahuan

8.      Koor/VG/Solo:

9.      Bernyanyi KJ. No. 369a: 1 Ya Yesus ‘ku berjanji  F= Do
(Calon Pengantin menuju Altar)

1.    Ya Yesus, ‘ku berjanji setia pada-Mu;
’Kupinta Kau selalu dekat ya Tuhanku
Di kancah pergumulan jalanku tak sesat
Kar’na Engkau Temanku, Pemimpin terdekat        

10.  Tukar Cincin

Calon Pengantin Laki-laki:      

Terimalah cincin ini sebagai simbol kasih setiaku yang tidak akan berubah kepadamu.

Calon Pengantin Perempuan: 

Terimalah cincin ini sebagai simbol kasih setiaku yang tidak akan berubah kepadamu.

            (Calon Pengantin kembali ke tempat duduk)


11.  Koor/VG/Solo:


12.  Bernyanyi PKJ. No. 165: 1  Janji yang manis    

(BE. 766 Padan na Uli) As= Do

1.         Janji yang manis: Kau tak Kulupakan,
Tak terombang-ambing lagi jiwaku.
Walau lembah hidupku penuh awan,
Nanti ‘kan cerahlah langit di atasku.
Reff: Kau tidak ‘kan Aku lupakan,
         Aku memimpinmu, Aku membimbingmu.
         Kau tidak ‘kan Aku lupakan,
         Aku Penolongmu, yakinlah teguh

13.  Khotbah:

14.  Bernyanyi KJ. No. 392: 1-3 Ku berbahagia  D=  Do

(Persembahan I (Gereja) dan II (Sosial))

1.    “Ku berbahagia, yakin teguh:
     Yesus abadi kepunyaanku!
     Aku warisNya, ‘ku ditebus,
     Ciptaan baru Rohulkudus.
Ref.: Aku bernyanyi bahagia
Memuji Yesus selamanya.
Aku bernyanyi bahagia
Memuji Yesus selamanya.

2.    Pasrah sempurna, nikmat penuh;
     Suka sorgawi melimpahiku.
     Lagu malaikat amat merdu;           
     Kasih dan rahmat besertaku.
     Ref.: Aku bernyanyi bahagia
            Memuji Yesus selamanya.
            Aku bernyanyi bahagia
            Memuji Yesus selamanya.
..... Musik .....

3.    Aku serahkan diri penuh,
     Dalam Tuhanku hatiku teduh.
     Sambil menyongsong kembaliNya,
     ‘ku diliputi anugerah.
     Ref.: Aku bernyanyi bahagia
            Memuji Yesus selamanya.
            Aku bernyanyi bahagia
            Memuji Yesus selamanya.

15.  Doa Persembahan – Berkat

16.  (Menyanyikan): Amin, amin, amin.

IIIKata Sambutan mewakili keluarga kedua Calon Pengantin


IV. Bersalaman (Calon Pengantin berdiri di depan Altar menghadap jemaat)

KEBAKTIAN PADANG LANSIA DI ANCOL

Kamis, 26 Aktober 2017 Pukul 09.00 WIB

LANSIA HKBP Pondok Gede Kebaktian Padang 

di 

Pantai Ancol




















Kamis, 26 Oktober 2017

RENUNGAN MINGGU XX SETELAH TRINITATIS 29 OKTOBER 2017

HIDUP DENGAN MENGUTAMAKAN KASIH


(Matius 22:34-46)






     Dwight Lyman Moody (5 Februari 1837 - 22 Desember 1899) juga dikenal sebagai  DL Moody, adalah seorang penginjil Amerika berkata, “Character is what you in the dark.” Karakter adalah siapa diri kita di tempat yang gelap. Orang yang memiliki karakter akan melakukan apa yang benar dan tetap melakukannya apapun konsekuensinya. Orang yang memiliki karakter akan menjadi garam dan terang dunia bagi sekitarnya tak peduli apa pun risikonya. 

     Pemilik karakter tersebut salah satunya Eric Liddell. Seorang percaya yang berasal dari Skotlandia, yang kehidupannya diceritakan dalam film “Chariots of Fire”, adalah seorang pelari yang ikut dalam Olimpiade pada tahun 1924 di Paris. Beberapa bulan sebelum berlomba, ia menemukan bahwa perlombaan lari itu ternyata diadakan pada hari Minggu. Ia menolak untuk mengikutinya, sebab baginya hari Minggu adalah hari Tuhan, hari khusus di mana ia dapat bersekutu dengan Tuhan dan orang-orang Kristen lainnya. Keputusannya menuai kritik dan dianggap telah mengkhianati negaranya karena menolak bertanding pada hari Minggu. Eric Liddell tetap menolak ikut dalam lomba lari 100 meter yang jatuh pada hari Minggu, apapun akibatnya. Ia lebih takut kepada Tuhan, dari pada takut kepada manusia. Ia beranggapan bahwa kebaktian hari Minggu jauh lebih penting dibandingkan mengikuti lomba lari 100 meter. Eric Liddell akhirnya memilih mengikuti lomba lari 200 meter yang bukan jatuh pada hari Minggu. Dan, apa yang terjadi? Eric Liddell memenangkan medali emas untuk Great Britain yang memecahkan rekor dunia. Eric Liddell dikenal karena kepercayaannya melakukan apa yang benar, berapa pun harga yang harus dibayar. Beberapa tahun kemudian Eric Liddell menyerahkan diri menjadi utusan injil di negeri Cina. Singkat cerita, ia ditangkap dan dipenjarakan karena memberitakan injil. Eric Liddell meninggal pada tanggal 21 Februari 1945 karena tumor besar di sisi kiri otaknya. Ia mengabdikan hidupnya untuk menaati kehendak Tuhan dan mengajar orang lain untuk hidup sesuai dengan contoh kasih yang Yesus tetapkan untuk para pengikutnya. 

     Kekristenan dan kasih satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Kasih harus menjadi corak kehidupan/karakter orang Kristen. Karena mengasihi adalah perintah yang harus ditaati, bukan suatu himbauan atau sekedar saran. Tuhan Yesus menegaskan, "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (ay.37-39). Tidak melakukannya sama dengan berbuat dosa. Jadi, Mengasihi adalah pilihan hidup yang harus kita ambil. Yesus berkata: "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” (Yoh.14:15). Selamat hari Minggu. Amin. (NS)

HABOT NI ROHA/DUKACITA

A C A R A   H U R I A

HKBP PONDOK GEDE RESORT PONDOK GEDE
Di naung jumolo:
Ir. Baru Panjaitan (Ama Michael)
Na hinabaluhon ni Inanta: Riama br. Sinaga
(1 Januari  1964 – † 26 Oktober 2017) 53 Taon
Jl. SPG VII RT 043A Lubang Buaya Jakarta Timur 
(Wijk 1) 
Jumat, 27 Oktober 2017




Bapak Mentri

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia (PUPR)  DR. Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M. Sc

Melayat







1.  Hata Huhuasi

2.  Marende Huria BE. No. 474: 2+3 Ingkon Jesus do donganku BL. 321 Es=Do

2.  Ingkon Jesus do donganku, molo marsitaonon au
    Tu Ibana hutingganghon, nasa na pasorat au
   Ref.: Ndang mabiar au disi, Tuhan Jesus donganki
Sai ihuthononku Jesus, oloanku na ma i.

3. Ingkon Jesus do donganku, molo na tarunjun au
   Tuhan Jesus do parmonang, dipamonang dohot au. Ref.: Ndang mabiar…

3.  Tangiang Pamuhai

4.  Marende Huria BE. No. 353:1-2  Di surgo hasonangan i  BL. 37

1.    Di  surgo hasonangan i, inganan na dumenggan i
       Tu si naeng laho muli au, asa rap dohot Jesus au.

2.    Tutu godang dope adong, marnihot au di tano on.
       Sai tostosanku nama i, lao mandapothon  surgo i

5.  Mandok Hata Mewakili

1. Remaja -Naposobulung                  2. Gr. Sik. Minggu      3.  Parompuan                        
4. Ama                                                  5. Wijk 1                      6. Parhalado

6.  Marende Huria BE. No. 508: 1 Sai Patogu BL. 348 G=Do

1.  Sai patogu rohangki, ale Jesus Tuhanki,
    Golom dohot  tanganMi, au dipardalananki,
    Molo loja au di son, pargogoi au tongtong,
   Dok tu au: Hutogu pe ho tu surgo i muse.

7.  Renungan:

8.  Marende Huria BE. No. 289: 1-2 Pos ma ho rohangku BL. 220 Es=Do

1.  Pos ma ho rohangku di Debata, bonom ma arsakmu tu rohaNa da
    Unang lomos tiop ma gomos, haporseaonmu unang ho bobos
    PaluaonNa ho ma antong, sian nasa jea di tano on.

2.  Pos ma ho rohangku di Debata, bonom ma arsakmu tu rohaNa da
                       Lao mago pe na di son sude, sonang bahenonNa sogot ho muse
                      Ale Jahowa haposanki, sai togihon ahu tu surgo i.


9.  Tangiang Ale Amanami – Pasupasu






A C A R A   H U R I A

HKBP PONDOK GEDE RESORT PONDOK GEDE
DI NA MONDING
Ir. Baru Panjaitan

(Ama Michael)

       (1 Januari  1964 – † 26 Oktober 2017)


53 Taon




Sabtu, 28 Oktober 2017

Di

Rumah Duka RSPAD

Wijk 1





HKBP Pondok Gede
Jl. Perumahan Taman Pondok Gede Blok H No.1-3
Pondok Gede RT 04 RW 01 Kelurahan Jatirahayu
Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi
Provinsi Jawa Barat
Telp. (021) 8467284



I.  DI HUTA 
   

2.  Marende No. 298: 1+4 Di lambungMi, o Jesuski BL. 239  Es=Do

1.      Di lambungMi, o Jesuski. Tung na mardame roha i.
            Maporus holsoholsoki, lam tu tiurna rohangki.
            Lam ganda las nang gogongki. Dung Ho hutanda Jesuski

4.     Di ajalhi, o Jesuski. Momos ma tiop tanganki.
            Pasahat au tu surgoMi, marnida hasangaponMi.
            Endehononku ma disi, holong nang denggan basaMi
3.   Agenda

4.   Marende BE. No. 535: 1+3 Ise do alealenta? BL. 183  F=Do

        1. Hamatean parhitean lao manopot Jesuski?
           Dohot au ingkon ma molus. Asa sahat au tu si.
           Nang pe pinadaodao dompak hamatean i,
           Lam jonok do hapengani, langkangki tu ajalhi.

      3.  Molo i hugolomgolom, sabam, sonang, rohangki,
           Nang marningot angka dongan, naung jumolo lao tusi,
          Ai denggan tohapnasida di banuaginjang i,
          Na marende do nasida, raphon pardisurgo i.

5.   Jamita

6.   Marende BE. No. 525: 1+3  Na laho ma au BL. 361      D=Do
                    
1.     Na laho ma au tu na sonang di ginjang.
       Di surgo tutu sai na sonang ma au.
O, ho donganki, na gok dosa, gok arsak.
Sai dohot ma ho, sai tu surgo ma lao.
Sai ro dohot ho, dohot ho, dohot ho,
Sai dohot ma ho, sai tu surgo ma lao.

------- Kesempatan melayat-------

3.        Di surgo adui ndang adong be na hansit.
          Na sonang disi maradian ma au.
          O, ho donganki, na maheu, na marsak,
          Sai dohot ma ho, sai tu surgo ma lao,
          Sai ro dohot ho, dohot ho, dohot ho,
          Sai dohot ma ho, sai tu surgo ma lao.


7. Agenda Tutup Batang


8. Marende BE. No. 195: 1-3   Holong do roha BL.140  C=Do
  
1.  Holong do roha ni Debatangku, holong rohaNa tongtong di au.
    Ai dipatupa do haluaonku, marhite Jesus AnakNa i.

2. Tarihot ahu dibahen dosa, na so tarbahen malua au.
    Dibahen i hudok: Holong do roha, ni Debatangku tongtong di au.

3.  Peak do ahu di hamatean, dibaen sibolis pangago i.
    Dibahen i hudok: Holong do roha, ni Debatangku tongtong di au.


II. DI UDEAN

01.  Marende BE. No. 336: 1–2  Sonang ma modom BL. 45  F=Do

1.      Sonang ma modom ho na martua i, na maradian sian ulaon i.
                   Na niulamu di hajolmaon jala na mangihut ho tu Surgo.

  2.      Naung niapusan do iluilumi, sian matamu dibaen Tuhanta i;
         Tangis na jolo mangusung boni, las do rohamu nuaeng manggotil

02. Agenda

03. Acara Mandabu Tano/Tabur Bunga

04. Marende BE. No. 338: 1 Hehe do muse BL. 54  Bes=Do

1.      Hehe do muse pamatangkon sian tanoman on;
                   Suang mangolu bahenon ni Tuhanku,
                   Haleluya! Haleluya!

05. Tangiang - Ale Amanami - Pasupasu

06. Marende BE. No. 347: 1-2 Sai masipaidaan BL. 11 Es=Do

1.        Sai masipaidaan do na porsea i dung sahat be langkana,
            Tu hasonangan i, tu hasonangan i, tu hasonangan i.

2.        Antong burju ma hita mangalo dosa i sai unang tading hita,
            Di tonga dalan i, di tonga dalan i, di tonga dalan i.
……………..



Seluruh Majelis Gereja
dan
Anggota jemaat HKBP Pondok Gede

mengucapkan: Turut berdukacita.

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...