Sabtu, 29 Mei 2021

RENUNGAN MINGGU TRINITATIS, 30 MEI 2021 Yohanes 3: 31-36

 ALLAH MENGUTUS PUTRA-NYA

DAN MENGARUNIAKAN ROH-NYA

 

(Yohanes 3: 31-36)




 

 



Pernahkah Anda mengenal orang-orang yang mengaku beriman kepada Kristus tetapi di kemudian hari murtad? Apa penyebab kegagalan spiritual mereka? Yohanes Pembaptis menunjukkan mengapa kita harus percaya kepada Yesus.

1.    Yesus berasal dari surga, Ia datang dari atas (ayat.31). Yohanes sepertinya mengutip perkataan Yesus kepada Nikodemus “…Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia." (Yohanes 3: 11-13). Yohanes mengulangi poin bahwa keberadaan Yesus tidak dimulai ketika Ia lahir dari perawan Maria, karena Yesus adalah Firman yang kekal menjadi manusia dan berdiam di antara kita (Yohanes 1: 14). Dari sorga Ia datang ke dunia, mengambil rupa manusia sehingga Ia dapat menanggung hukuman atas dosa-dosa kita. Tetapi sekarang Dia ditinggikan di tempat yang tinggi, di atas segalanya. Paulus mengatakan bahwa “Allah di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan...” (Efesus 1: 20-22a). Petrus menegaskan bahwa Yesus duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya. (1 Petrus 3: 22).

2.    Injil Yohanes mengontraskan Yesus dengan Yohanes Pembaptis, "yang dari bumi, berbicara tentang bumi". Injil Yohanes tidak meniadakan kesaksian Yohanes Pembaptis, melainkan menunjukkan keterbatasannya dengan membandingkannya dengan kesaksian Yesus yang lebih tinggi. Meskipun Yohanes Pembaptis adalah saksi setia dari semua yang dipercayakan Tuhan kepadanya, dia tetap manusia. Dia memiliki pemahaman yang terbatas hal-hal tentang Tuhan. Tetapi Yesus tinggal selamanya dengan Bapa.

3.    Yesus memiliki pesan surgawi (ayat 32-34) dan Yesus memiliki otoritas surgawi (3:35-36). "Kepada-Nya telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.” (Matius 28: 18).

 

Karena itu, barangsiapa percaya kepada-Nya, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya. Allah mengutus Putra-Nya dan mengaruniakan Roh-Nya kepada kita supaya kita selamat. Amin. Selamat hari Minggu! (NS).

Sabtu, 22 Mei 2021

RENUNGAN MINGGU PERINGATAN HARI TURUNNYA ROH KUDUS, 23 MEI 2021 Yohanes 16: 4b-15

                                            Roh Penghibur dan Kebenaran

                                                      Yohanes 16: 4b-15





Seringkali kita dapat memahami sesuatu kejadian atau persoalan jikalau sudah berlalu, artinya pemahaman tidak serta merta dapat kita miliki pada saat peristiwa itu terjadi. Ada banyak hal yang mungkin dapat kita cermati kemudian. Tentu adalah melalui sebuah perenungan, evaluasi, mengapa dan bagaimana semuanya itu bisa terjadi. Kenangan/pengalaman masa lalu akan menghantar kita kepada pemahaman-pemahaman selanjutnya.

Ketika para murid bertanya kepada Yesus, kapankah kerajaan Israel akan dipulihkan? Kerajaan mesianis, yang juga boleh bermakna pada dua pola pikir para murid. Pertama: Bagaimana sikap Yesus kemudian terhadap sikap bangsa Yahudi dan pemuka-pemuka agama yang telah menyalibkan Yesus; dan yang Kedua: Kapankah kerajaan mesianis itu dinyatakan. Pertanyaan itu tidak serta merta dijawab Yesus, tetapi mereka diajak memahami apa yang bakal mereka hadapi nantinya, dalam setiap pergumulan itu, mereka akan kembali mengingat apa dan bagaimana Yesus diperlakukan oleh dunia ini dan akan mereka hadapi juga nantinya. Dan selama mereka bersama-sama dengan Yesus, mereka tidak akan mampu mandiri baik dalam iman maupun psikologi mereka. Kepergian Yesus bukan menjadikan mereka kehilangan, akan tetapi menjadi keuntungan besar, sebab dengan itu mereka akan menikmati seluruh janji keselamatan, dan Roh Kudus akan tercurah kepada mereka.

Roh Kudus tidak diberikan kepada dunia ini, tetapi kepada para murid, kepada setiap orang yang percaya kepada Yesus; dan akan menerima karunia Roh. Roh Kudus akan menuntun setiap orang percaya menyaksikan imannya di dunia ini. Menyaksikan Yesus yang telah lahir, yang mati dan disalibkan, yang bangkit pada hari ketiga dan yang naik ke sorga serta akan datang kemudian sebagai Hakim Agung. Roh Kudus akan membela dan memberikan kekuatan, penghiburan, pendampingan kepada setiap orang percaya dalam imannya dan memampukan setiap orang percaya/para murid memahami apa yang akan datang kemudian (ay. 13). Amin. Selamat hari Minggu. (HS).

RENUNGAN MINGGU EXAUDI, 16 MEI 2021 Mazmur 1: 1-6

 KEBAHAGIAAN ORANG BENAR

(Mazmur 1: 1-6)




Rutinitas yang padat dan masalah yang menumpuk bisa membuat depresi. Sebagai dampaknya tidak lagi bisa merasakan kesenangan meski melakukan hal yang disenangi. Apalagi saat ini, di tengah pandemi Covid-19, kita hanya melakukan rutinitas dengan terbatas. Namun rasa senang atau rasa bahagia, bisa didapatkan dengan:

·       Senyum. Tersenyum saat merasa senang, menyebabkan otak melepaskan dopamin, yang membuat kita bahagia. Kalau merasa sedih, tersenyumlah dan lihat apa yang terjadi. Mari coba mulai setiap pagi dengan tersenyum pada diri sendiri di cermin.

·       Olahraga. Olahraga tidak hanya untuk tubuh namun juga mental. Olahraga teratur dapat membantu mengurangi stres, perasaan cemas, dan gejala depresi sekaligus meningkatkan harga diri dan kebahagiaan. Bahkan aktivitas fisik dalam jumlah kecil dapat membuat perbedaan. Perlu diingat jangan terlalu memaksakan diri. Jika tiba-tiba melakukan rutinitas yang berat, mungkin akan merasa frustrasi dan mengalami pegal-pegal.

·       Tidur yang cukup. Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan yang baik, fungsi otak, dan kesejahteraan emosional.

·       Beri pujian. Memberikan pujian yang tulus adalah cara yang cepat dan mudah untuk mencerahkan hari seseorang sekaligus meningkatkan kebahagiaan kita sendiri.

·       Bersyukur. Bersyukur kepada Tuhan, dapat meningkatkan suasana hati. Sebuah penelitian menemukan bahwa bersyukur dapat berdampak signifikan pada perasaan harapan dan kebahagiaan. Mulailah setiap hari dengan mengakui satu hal yang kita syukuri. Kita dapat melakukannya setelah bangun, sambil menyapu rumah atau menyiram bunga.

Mazmur 32:1-2 raja Daud menulis syair nyanyian kebahagiaan karena diampuni dosanya. "Berbahagialah" memiliki makna "oh alangkah bahagianya." Luapan sukacita, senang dan bahagia ada pada si orang berdosa karena dosanya ditanggulangi dan diselesaikan dengan belas kasihan serta pengampunan dari Allah. Oleh karena itu sang pemazmur ini merasa sungguh berbahagia dan benar-benar diberkati Tuhan.

Tuhan memberkati orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam, bermeditasi di dalamnya siang dan malam. Ia akan seperti pohon yang ditanam dengan aman di tepi aliran air yang memberi kehidupan, yang menghasilkan banyak buah pada musimnya untuk kemuliaan Allah. Membaca dan merenungkan Firman Tuhan, berusaha menerapkannya dalam hidup. Karena Tuhanlah sumber kebahagiaan kita dan kebenaran kita! Amin. Selamat hari Minggu! (NS)

Rabu, 19 Mei 2021

DUKACITA - HABOT NI ROHA: Maruli br. Butarbutar (Ny. M. Sirait br. Butarbutar) 72 Tahun

 

ACARA HURIA


HKBP PONDOK GEDE RESORT PONDOK GEDE

Di naung Jumolo Marujung Ngolu

Maruli br. Butarbutar (Ny. M. Sirait br. Butarbutar)

(18 Januari 1949 – 15 Mei 2021) 

72 Taon

Sabtu, 15 Mei 2021 di TPU Pedurenan





 

I.    DI HUTA

 

01. Marende BE HKBP No. 449:1 Sai Solhot tu SilangMi (BL 300)

      Sai solhot tu silangMi, Jesus ingananku

      Mual na mabaor disi, i ma inumonku.

      SilangMi, Tuhanki i ma pujionku

      Paima sogot sahat au, i endehononku

     

02. Agenda (Pdt. Jeffry Sitindaon - St. Z. Napitu)

 

03. Marende BE HKBP No. 353:1 Di Surgo Hasonangan i (BL 37)  

Di surgo hasonangan i, inganan na dumenggan i;

Tusi naeng laho muli au, asa rap dohot Jesus au.

 

04. Jamita

 

05.  Marende BE No. 535:1 Ise do Alealenta (BL 183)

       Hamatean parhitean, lao manopot Jesuski?

       Dohot au ingkon mamolus, asa sahat au tusi.

       Nang pe pinadaodao dompak hamatean i.

       Lam jonok do hapengani langkangki tu ajalhi.

 

06. Agenda Tutup Batang

 

07. Marende BE No. 335:1 Loas Au, Asa Lao (BL 50)

      Loas au asa lao, tu Jesusku tu na dao;

      Ai malungun do rohangku; mandapothon Debatangku,

      Asa dilambungNa au. Asa dilambungNa au.   


II.  DI UDEAN (TPU Pedurenan)

 

01. Marende BE HKBP No. 336:1 Sonang ma Modom (BL 45)

 

      Sonang ma modom ho na martua i, na maradian sian ulaon i.

      Na niulamu di hajolmaon jala na mangihut ho tu Surgo.

     

02. Agenda

 

03. Acara Mandabu Tano/Tabur Bunga

 

04. Marende BE HKBP No. 338:1 Hehe do Muse (BL 54)  

      Hehe do muse pamatangkon sian tanoman on;

      Suang mangolu bahenon ni Tuhanku,

      Haleluya! Haleluya!

 

05. Tangiang - Ale Amanami - Pasupasu

 

06. Marende BE HKBP No. 347:1 Sai Masipaidaan (BL 11)

 

Sai masipaidaan do na porsea i dung sahat be langkana,

Tu hasonangan i tu hasonangan i tu hasonangan i.

 

 

 

 

Seluruh Majelis Gereja dan Anggota Jemaat HKBP Pondok Gede

Mengucapkan Turut Berdukacita.

Kamis, 13 Mei 2021

Dukacita - Habot ni Roha: Osman Manalu (64 Tahun)

 A C A R A   H U R I A

HKBP PONDOK GEDE RESORT PONDOK GEDE

Di naung jumolo: Osman Manalu 


(64 Taon)


Manghabaluhon:  Emmina br. Manullang


Jl. Raya Pondok Gede No. 93 RT 001/04 Lubang Buaya


 (Wijk 1) 








































  1. Hata Huhuasi

 

  1. Marende HKBP No. 835: 1-2 Nunga Lao, Nunga Lao (G=Do) 3/4

 

1.     Nunga lao, nunga lao dongan deba tu na dao,

Mandapothon Debatanta, dialapi suruanNa,

Tu banua ginjang i. Tu banua ginjang i.

 

2.     Timbang be, timbang be, dohot hita lao muse,

Dongan jongjong humaliang, saluhut do martangiang,

Di na lao tondinta i. Di na lao tondinta i.

 

  1. Tangiang Pamuhai

 

  1. Marende HKBP No. No. 806: 1-2 Aha pe Masa di Ngolum on Bes=Do 6/8

 

1.     Aha pe masa dingolumon Tuhan manjaga ho,

HolongNa do mangondihon ho Tuhan manjaga ho.

Tuhan manjaga ho las pe roham marsak pe ho,

Sai diramoti ho Tuhan manjaga ho.

 

2.     Sai disarihon do ngolumi, Tuhan manjaga ho,

Sai ditangihon tangiangmi, Tuhan manjaga ho.

Tuhan manjaga ho las pe roham marsak pe ho,

Sai diramoti ho Tuhan manjaga ho.

 

  1. Mandok Hata Mewakili

 

1. Ama                        2. Parompuan                       3. Parhalado

  1. Marende BE HKBP No. 508: 1 Sai Patogu (BL.348) G=Do 3/4

 

1.     Sai patogu rohangki, ale Jesus Tuhanki,

Golom dohot tanganmi au dipardalananki,

Molo loja au dison pargogoi au tongtong,

Dok tu au: Hutogu pe ho tu surgo i muse.

 

  1. Renungan:

 

  1. Marende BE HKBP No. 268: 1 Debatangku do Donganku (BL. 127) G=Do 4/4

 

1.     Debatangku do donganku ganup ari ganup taon.

TumpahanNa do langkangku, urupanNa au manaon

Pos do rohangki disi, Debata do donganki, salelenglelengna i.

 

Tangiang Ale Amanami – Pasupasu

Selasa, 11 Mei 2021

ACARA PANGAPULON SIAN HURIA Tu Kel. Ny. Yansen Tambunan br. Malau


 

ACARA PANGAPULON SIAN HURIA

HKBP PONDOK GEDE RESORT PONDOK GEDE

Tu Kel. Ny. Yansen Tambunan br. Malau

Alamat: Jl. H. Harun 6 No. 37 A RT. 03/10 (Wijk III)

Jumat, 7 Mei 2021


  1. Hata Huhuasi

 

  1. Jujur Ngolu

 

  1. Marende BE HKBP  No. 223: 1+3 Husomba Ho Tuhan (BL.244)

 

1.     Husomba Ho Tuhan tangihon au.

SangkapMu ma tongtong pasaut tu au.

Lam ganda baenon ni i, holong ni rohangki.

Sai lam gandai holong tu Ho.

 

3.   Di na targogot au hansit huae.

Ho na mangapul au tu Ho au lao.

Haposanki do Ho, Ho Sipangolu do.

Sai lam tambai holong tu Ho.

 

  1. Tangiang Pamuhai

 

  1. Mandok Hata Mewakili:

 

a.     Ruas Parompuan                       b. Ruas Ama

c.      Parhalado                                   d. Mangampu Hasuhuton

                                        

  1. Marende BE HKBP  No. 280: 1 Tongtong Tutu Na Denggan Do (BL.173)

 

1.      Tongtong tutu na denggan do pambaen ni Debatanta.

Matua so solsolan do sude do i marhata.

Pos ma roham di Debatam, ihuthon ma Ibana na bonar do rohaNa.

 

  1. Renungan:

 

  1. Marende BE HKBP No. 281: 1 Martua Do Na Marhaposan (BL.108)

 

1.      Martua do na marhaposan tu Debata Amanta i

Ai i do dapot pangapulan di nasa parsorion i

Ndang rihit haojahan ni na mangkaposi Tuhan i.

 

  1. Tangiang Ale Amanami Pasupasu

 

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...