Kamis, 12 Agustus 2021

RENUNGAN MINGGU KESEBELAS SETELAH TRINITATIS, 15 AGUSTUS 2021 YOHANES 8: 30–36

 NILAI DARI SEBUAH KEMERDEKAAN

(Yohanes 8: 30–36)




 

Yesus mengajarkan nilai suatu kebebasan dan kemerdekaan kepada orang banyak yang percaya kepadaNya, yaitu kemerdekaan jiwa, bukan kemerdekaan fisik (jasmaniah) kebebasan dari belenggu dosa. Siapakah yang benar-benar akan dimerdekakan? adalah mereka yang memang mempercayai kemerdekaan itu sendiri dan hidup dalam kemerdekaan itu. Artinya mereka yang tidak lagi mau memperhambakan dirinya kepada hal-hal yang tidak berguna, yang tidak berkenan di hadapan Tuhan.

 

Walaupun orang Kristen hingga saat ini tidak terlepas dari berbagai macam penindasan dari dunia ini, ketidakbebasan beribadah, pelarangan pembangunan gereja dan lain sebagainya, akan tetapi bukan berarti juga tertindas secara fisik. Secara praktis orang Kristen memiliki kebebasan/ kemerdekaan jiwa yang sejati untuk beribadah dan bersekutu dengan Tuhan secara pribadi. Sebab meskipun rumah ibadah (gereja) disegel, ditutup, dibakar, tetapi iman percaya akan Yesus tidak akan pernah dapat disegel, dihanguskan oleh dunia ini. Kemerdekaan dan kebebasan itu kita peroleh jika kita tetap percaya dan setia hidup sesuai dengan firman Tuhan, hidup dalam pengampunan Tuhan dan tidak akan mau lagi memperhambakan diri pada dosa (berubah oleh karena pembaharuan budi; Rom. 12:2) diubah dan berubah.

 

Kemerdekaan sejati yang kita peroleh dari Tuhan, adalah bebasnya kita menikmati anugerah Allah, bebasnya kita melakukan kebaikan, dan beribadah kepadanya secara pribadi. Mengapa? Karena Yesus telah mati di kayu salib. Oleh karena itu bagi orang Kristen, kebebasan dan kemerdekaan dari dosa yang harus disyukuri dan hidup di dalamnya, menjadikan dirinya teladan buat sesama dan lingkungannya, agar orang banyak/dunia ini dapat melihat makna kemerdekaan dan pengampunan dosa. Hanya dengan hidup setia dalam Firman Tuhan, maka orang Kristen dapat sungguh-sungguh merasakan kebebasan dari dosa; sebab hanya Kristuslah yang dapat dan telah memerdekakan kita, yang telah menebus dan mengampuni, memberikan kita hidup yang sesungguhnya. Amin. HS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...