Rabu, 18 Agustus 2021

RENUNGAN MINGGU KEDUABELAS SETELAH TRINITATIS, 22 AGUSTUS 2021 MAZMUR 34: 12-18

 ORANG BENAR DI MATA TUHAN

(Mazmur 34: 12-18)




 

 

"Orang jahat adalah orang baik yang tersakiti," begitu opini sebagian warganet usai menonton film Joker. Para penonton film tersebut memaklumi soal bagaimana Arthur Fleck menjadi Joker. Musuh Batman ini diceritakan sebagai penderita penyakit mental yang kerap disakiti lingkungannya. Setelah keluar dari rumah sakit jiwa, Arthur yang bercita-cita menjadi komedian harus bekerja sebagai badut untuk menghidupi dirinya dan ibunya. Ia kerap digebuki hingga akhirnya dipecat sebagai badut sewaan. Tak ada teman untuk berkeluh kesah karena semua orang menganggapnya aneh. Arthur baru menemukan jati dirinya dan merasa bahagia ketika ia membunuh orang. Apalagi, ia dielu-elukan oleh warga miskin Gotham yang muak dengan susahnya hidup. Apa yang dialami Joker terkesan sangat mungkin terjadi di kehidupan nyata.

 

Daud adalah orang yang diurapi Tuhan menjadi raja Israel untuk menggantikan Raja Saul yang sudah tidak dikenan Tuhan. Dalam perjalanannya, Daud meninggalkan padang penggembalaan menjadi seorang prajurit kerajaan yang gagah perkasa. Tanpa cela dia memimpin tentara Israel. Kemenangan demi kemenangan diperolehnya. Kecemburuan raja Saul, mengancam nyawanya. Karenanya pelarian demi pelarian pun dijalani oleh Daud. Bahkan berpura-pura gila pun dilakoninya agar ia selamat dari bahaya dan maut. Daud juga mengajak orang untuk menyadari konsekuensi menjadi orang benar, dalam kondisi penuh pengharapan. Bahwa "mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong" (ay.16). Kesulitan hidup jangan menjadi alasan bagi seseorang untuk berhenti menjadi orang benar. Kesulitan hidup tidak boleh dijadikan dasar untuk melakukan hal yang tidak benar.

 

Tantangan menjadi orang benar sungguhlah berat. Misalnya, karena tidak ikutan mencuri atau korupsi, akan dijauhi oleh teman sekerja karena dianggap menghambat proyek korupsi bersama.

 

 

Memang tidak mudah menjadi orang benar di dunia berdosa ini. Belajar dari Daud, kita diajak untuk bertahan dalam kebenaran dalam keadaan sesulit apapun, karena kita menyadari bahwa Tuhan akan menyertai orang benar. Orang benar selalu berserah kepada Tuhan dan bertekad menjalani hidup dengan benar, seperti yang Tuhan inginkan. Amin. Selamat hari Minggu! (NS).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...