Jumat, 17 Mei 2019

RENUNGAN MINGGU KANTATE, 19 MEI 2019


Menggapai 

Sebuah Impian

(Ezra 6:13-18)

Memiliki motivasi untuk suatu tujuan akan mendorong seseorang untuk berusaha menggapainya walaupun dia harus menghadapi banyak rintangan maupun tantangan. Untuk suatu keberhasilan sangatlah diperlukan integritas diri seseorang, memiliki semangat kerja/juang pantang menyerah serta kesungguhan dan kesetiaan, baik dunia pendidikan, bisnis atau apapun yang akan dicapai. Seperti ungkapan yang sering kita dengarkan; tiada sukacita akan keberhasilan tanpa perjuangan, dan perjuangan tidak akan dapat dilalui tanpa ketekunan dan ketabahan serta kesungguhan. Termasuk di dalamnya, bagaimana kita memahami apa yang kita perjuangkan dalam kehidupan kita, sehingga kita akan dimampukan melewati hari-hari sulit sekalipun.

Bangsa Israel yang dalam pembuangan Babel, jauh dari tanah airnya, kotanya juga tidak lagi memiliki Bait Allah, tempat mereka mempersekutukan diri dengan Allah dalam ibadah sehari-hari. Mereka mengharapkan sebuah perubahan kehidupan, mereka membutuhkan uluran tangan Tuhan dalam kehidupan mereka, memiliki pemimpin yang mempunyai visi dan missi. Mereka senantiasa mengharapkan pembebasan, walaupun mereka tidak tahu apa dan bagaimana caranya, mereka rindu kembali ke kotanya, rindu beribadah dalam bait Allah. Meskipun mereka harus mengalami kesulitan selama bertahun-tahun, namun akhirnya pembangunan Bait Allah dapat terselesaikan, setelah Ezra, Nehemia juga Haggai berusaha mempengaruhi pola berfikir umat itu terutama mereka yang sebelumnya tidak perduli akan pembangunan Bait Allah, mereka yang hanya berorientasi pada kepentingannya, artinya bagaimana mereka harus diubah secara utuh, baik iman maupun moralitasnya. Untuk meraih suatu impian, keinginan, kita harus mampu mengubah pola berfikir kita untuk semakin memahami, dan semakin berusaha walaupun itu mulanya hanyalah merupakan sebuah kemustahilan, tidak boleh menyerah kepada keadaan, kepada kesulitan atau tantangan. Tetapi berkat kesungguhan, kesetiaan dan ketaatan kita kepada Dia yang mengarahkan kehidupan kita, kita akan mampu meraihnya.

Impian akan terwujud jikalau ada kesungguhan, ada iman yang kokoh akan kuasa penyertaan Yesus yang senantiasa membukakan jalan. Banyak perkara yang harus kita lalui, dan banyak jalan yang disediakan Tuhan. Banyak orang yang mau menolong dan membantu kita yang terkadang dari mereka yang kita tidak pernah harapkan sebelumnya. Israel bebas dari pembuangan dan berhasil membangun kembali Bait Allah di Yerusalem karena Allah memakai Raja Koresh, Raja Darius dan Arthasasta dari Babel, juga karena Iman Ezra, Nehemia dan nabi lainya juga kemauan bangsa Israel ikut akan perintah Tuhan. Raihlah impianmu bersama Yesus dengan kesungguhan iman dalam ibadah yang sejati, persembahkanlah hidupmu seutuhnya buat Tuhan, dan nyanyikanlah senantiasa kuasa kebesaran kasihnya yang telah memberikan hidup dan kehidupan baru dalam pengampuanNya. Amin. (HS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...