Selasa, 29 Mei 2018

RENUNGAN MINGGU PERTAMA SETELAH TRINITATIS, 3 JUNI 2018

MENJADI MANUSIA BARU DI DALAM TUHAN

(Wahyu 16: 1-7)





Gajah adalah hewan berkaki empat yang sangat besar, dan salah satunya hewan berkaki empat yang memiliki keempat kaki membungkuk ke depan. Tuhan memberinya empat tumpuan sehingga ia dapat naik dari tanah dengan mudah. Sapi salah satunya hewan pemilik kaki membungkuk ke belakang. Tuhan telah mengatur semua ciptaan-Nya, mengorganisasi ciptaan-nya secara akurat, dengan tujuan supaya semuanya terjadi seperti yang Tuhan kehendaki. Anda dan saya bukan hasil dari kebetulan kosmik, tetapi kita diciptakan oleh Tuhan yang pengasih. Allah yang membuat ketertiban ke dalam kekacauan di dunia ini, menertibkannya untuk kemuliaan-Nya dan untuk kebaikan orang yang percaya kepada-Nya. 

Tujuh cawan murka Allah. Ketujuh cawan penghakiman digambarkan dalam kitab Wahyu 16: 1-21. Cawan penghakiman itu merupakan akibat dari dibunyikannya ketujuh sangkakala. Cawan pertama mengakibatkan matinya semua makhluk hidup di dalam laut. (Wahyu 16:3). Cawan ketiga mengakibatkan sungai berubah menjadi darah. (Wahyu 16:4-7). Cawan keempat dari ketujuh cawan mengakibatkan panas matahari menjadi amat dahsyat. (Wahyu 16:8-9). Cawan kelima mengakibatkan kegelapan yang dahsyat dan kesakitan. (Wahyu 16:10-11). Cawan keenam mengakibatkan sungai Efrat menjadi kering. Bala tentaranya si antikristus akan dikumpulkan untuk perang Harmagedon. (Wahyu 16: 12-14). Cawan ketujuh menghasilkan gempa bumi yang dahsyat. (Wahyu 16: 15-21). Seperti masa-masa di Mesir (lihat. Kel. 7). Menunjukkan bahwa murka Allah kepada orang berdosa, tidak terbantahkan. Allah tidak berkompromi dengan dosa. Murka Allah akan menghancurkan semua yang memusuhi-Nya. Alasan-Nya: “Sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.” (Kel.20: 5). 

Kapan wahyu Yohanes ini akan terjadi? Menunggu adalah seni yang teramat sulit di zaman yang tidak sabaran. Menunggu adalah seni yang sudah lama kita lupakan. Kita semua lebih suka kepuasan instan. Kita semua menginginkan perbaikan cepat. Kita semua menginginkan pengunduhan langsung, kita tidak mau yang lambat loading (lalod). "Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya." (Wahyu 16:15). 

Allah akan bertindak menyelamatkan setiap orang yang dikasihi-Nya. Dia, juga akan menghukum setiap orang yang melawan-Nya. Tentang kapan waktunya, Allah sendiri yang tahu. Berbahagialah orang-orang yang baharu di dalam Tuhan, yang selalu berjaga-jaga menanti kedatangan Tuhan! Selamat hari Minggu! Amin. (NS)

1 komentar:

  1. Mantap, Mari Percaya Kepada Tuhan dan memuliakanNya selalu.....semasa kita masih diberiNya Napas Hidup.

    BalasHapus

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...