Selasa, 07 Februari 2017

RENUNGAN MINGGU SEPTUAGESIMA 12 FEBRUARI 2017

Taati Firman Allah 
dan 
Berbahagialah



(Mazmur 119: 1-8)





S
uatu hari Mahatma Gandhi melangkah ke atas kereta api, salah satu sepatunya terjatuh ke atas landasan. Ia tidak dapat mengambilnya karena kereta sudah mulai bergerak. Gandhi melakukan sesuatu yang membuat  orang-orang di sekitarnya terheran-heran.  Ia dengan tenang menanggalkan sepatunya yang tertinggal dan melemparnya ke atas landasan, berdekatan dengan posisi sepatunya yang terjatuh. Saat ditanya mengapa ia melakukan itu, Gandhi tersenyum, "Orang miskin akan menemukan sepatu yang terlempar di atas landasan," Gandhi menjawab” "Ya, orang miskin akan menemukan sepasang sepatu yang dapat dipakainya." "You may never know what results come of your action, but if you do nothingthere will be no result." Menyimpulkan kata-kata Gandhi ini: Mulailah, lakukan dan terima hasilnya! 


     Mazmur 119 adalah mazmur terpanjang dalam kitab Mazmur, bahkan Kitab yang terpanjang di dalam seluruh Alkitab. Mazmur ini terkenal dengan pengajarannya tentang Taurat Tuhan. Keindahan Mazmur ini terletak susunannya menurut 22 abjad Ibrani juga dalam pernyataan sikap, penyerahan seluruh hidup pemazmur mutlak kepada Tuhan. Penyerahan mutlak kepada Allah menurut Tuhan Yesus: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Mat.22:37-40). Kepada seseorang yang datang kepada-Nya, Yesus berkata: “Jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."  (Mat.19:17).
      
     Dalam hidup ini, banyak cara yang ditempuh orang untuk mendapat kebahagiaan. Tetapi untuk mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya pemazmur berkata: "Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN. Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati, yang juga tidak melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.” (Mzm.119: 1-3). 

     Orang yang hidup tidak bercela, yang hidup menurut Taurat Tuhan akan bereaksi bila melihat sesuatu kejadian di sekelilingnya. Bila melihat saudara seiman menderita, hatinya tergerak lalu mendoakan dan mengulurkan tangan kasihnya. Bila melihat orang lain yang belum bertobat, mereka segera memberitakan Injil Keselamatan kepada mereka. Bila melihat ada pekerjaan Tuhan yang membutuhkan biaya, mereka segera mempersembahkan hartanya untuk pekerjaan Tuhan tersebut. Berpegang dan lakukanlah ketetapan Tuhan dan berbahagialah. Selamat hari Minggu. 
                                                                  Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...