Selasa, 28 Februari 2017

RENUNGAN MINGGU INVOCAVIT 5 MARET 2017



Hidup 
Di Dalam Anugerah

(Roma 5: 12-19)









P

ernahkah Anda merasakan bahwa Anda mewarisi keinginan berdosa Adam? Pernahkah Anda merasakan racun dari dosa memerintah di dalam Anda? Pernahkah Anda merasakan bahwa Anda lebih suka jauh dari Tuhan, bahwa Anda sungguh tidak mau dekat dengan Tuhan? Dari Adam mengalir dosa itu kepada kita, “Oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman” (ay.18). Adam meneruskan dosa ke dalam arus kehidupan umat manusia, sampai merusak semua orang sesudah itu. Kini semua orang lahir di dunia dengan kecenderungan untuk berbuat dosa dan kejahatan; membuat kita menentang apa yang baik dan mau menjadi budak dosa. Apakah Anda “mencintai keterpisahan itu”? 

     Firman Tuhan memperingatkan Anda! Tuhan berfirman, “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia” (Kejadian 6:3). Peringatan! Akan datang hari ketika Tuhan tidak lagi menginsafkan Anda dari dosa. Maka Anda mungkin dihakimi selagi Anda masih hidup! Bagaimana bisa Anda bertahan hidup dengan darah yang teracuni dari Adam yang mengalir melalui nadi-nadi Anda? Bagaimana Anda bisa terus hidup sebagai budak dosa? Bagaimana bisa Anda terus tidur ketika Anda tahu bahwa Anda sedang berada di atas jalan berbahaya menuju Neraka? 

     “Tidak! Aku harus mengasihi Tuhan!” Bagaimana caranya? 

    Karena Anda tidak dapat mengasihi Dia. Anda tidak dapat mengubah diri Anda sendiri. Anda harus merasakan bahwa Anda membutuhkan pertolongan, bahwa Anda membutuhkan pengampunan. Seperti Daud pernah rasakan dan berseru (Invocavit) “Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!” (Mzm.51:10; band. Mzm 32:1-11). Anda harus dibuat merasakan kebutuhan Anda akan Yesus, dan darah-Nya yang menyucikan! Anda harus ditarik kepada Kristus oleh Allah sendiri (lihat Yoh.6:44). 

     Kasih Karunia Allah itu telah nyata di dalam Yesus Kristus (bdk. Yoh.3: 16) sehingga oleh karena pelanggaran Adam pada awal penciptaan, manusia kehilangan hakekat segambar dan serupa dengan Allah, maka dengan dan melalui satu orang yang Kudus, Yesus Kristus maka seluruh manusia beroleh kasih karunia Allah tersebut. Melalui Yesus Kristus kita dikembalikan dalam substansi dan hakekat yang telah hilang. Sehingga dengan dan melalui pengorbanan Yesus Kristus, Putra Allah yang Kudus kita tidak beroleh lagi kematian kekal, tetapi beroleh kehidupan kekal; dengan kasih karunia Allah di dalam Yesus Kristus melahirkan kepada kita suatu kepastian tanpa keragu-raguan. Adam membawa dosa dan kematian; Kristus membawa kasih karunia dan hidup. 

     Dengan Karunia pengampunan dosa berarti melepaskan kita dari berbagai ketakutan dan ketidakpastian; terlepas dari sikap benci, iri hati, sombong; terlepas dari berbagai perbuatan daging (Gal.5:19-21). Pengampunan dosa itu hanya di dalam dan melalui Yesus Kristus. “Hidup di dalam anugerah” adalah mensyukuri karunia pengampunan dosa yang telah Allah lakukan di dalam Yesus Kristus. Selamat hari Minggu. 

                                                              Amin.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...