Jumat, 23 Juli 2021

RENUNGAN MINGGU KEDELAPAN SETELAH TRINITATIS, 25 JULI 2021 Efesus 4, 1-7

 Hidup Dalam Pemeliharaan Tuhan

(2 Rajaraja 4: 42-44)

 

 


 

Munculnya berbagai penyakit saat ini, seperi virus flu burung, kanker, sars, terutama virus corona (covid-19) saat ini dengan banyak varian terbaru, tentu menimbulkan rasa takut dan kuatir bagi setiap orang, apalagi yang bersangkutan pernah terpapar. Ada banyak orang yang terpapar, dan bahkan ada yang kehilangan nyawa. Hal ini juga mau membuktikan kepada kita, bahwa setiap manusia sangat dekat dengan kematian. Itu sebabnya manusia selalu dibayangi oleh kegelisahan, ketakutan dan kekuatiran. Akan tetapi bagi setiap orang yang percaya akan kuasa pemeliharaan Tuhan, akan selalu berpengharapan dan mengatakan bahwa di dalam tangan Tuhan ada rasa aman dan tenteram.

Dalam perikop ini, digambarkan bagaimana penduduk di Gilgal merasa kuatir oleh karena bencana kelaparan (ay. 38) yang adalah akibat dari kesetiaan mereka kepada Allah, bagaimana mereka telah berpaling kepada ilah-ilah/berhala. Akan tetapi, saat ini dapatkah kita katakana bahwa virus corona ini merupakan hukuman Tuhan atas dunia ini? atau semacam tantangan iman dan kesetiaan kita terhadap Allah. Mengajar kita untuk semakin mendisiplinkan diri dalam segala hal? serta menumbuhkan iman pengharapan dan persekutuan kita yang semakin akrab dengan Tuhan?. Dalam hal ini bagaimana gereja hadir memberikan penghiburan dan menguatkan harapan umat.

Hal itu dilakukan Nabi Elisa, kehadirannya di Gilgal bagaikan embun pagi yang menyejukkan dan memberi harapan. Dia memberikan makanan rohani dan jasmani, mengubah makanan yang penuh racun (labu liar) dengan menaburkan tepung menjadi makanan yang enak dan menyehatkan (ay. 38b-41); Juga memberi makan 100 orang nabi dengan 20 jelai roti dan sedikit gandum. Walaupun hambanya Elia menganggap itu suatu kemustahilan (ay. 43a); Tetapi oleh iman Elisa, semuanya tercukupkan dan bahkan ada yang tersisa (ay. 43b-44). Dan bagaimana kita dapat meyakini tali kasih oleh gereja kita dapat membantu dan membangun pengharapan kita bagaimana Tuhan senantiasa memelihara hidup dan kehidupan kita. Bersama Tuhan, hidup kita aman dalam pemeliharaan kuasa kasihNya. Bagimana kita saat ini yang tengah menghadapi pandemi, dan segala ancaman dan kesulitan, selalu yakin dan percaya bahwa Tuhan akan memberikan kita kemenangan dan keselamatan. Amin. HS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...