Jumat, 09 Juli 2021

RENUNGAN MINGGU KEENAM SETELAH TRINITATIS, 11 JULII 2021 Amos 7:10-17

 TETAPLAH MENYUARAKAN KEBENARAN

(Amos 7:10-17)




 

 

Sebagai nabi Tuhan, Amos hanya memiliki satu pesan, dan itu diulang setiap kali dia berbicara “Karena tiga perbuatan jahat, bahkan empat…”. Pesannya tidak diterima, menimbulkan oposisi dan permusuhan dari elit agama bangsanya. Walau tengah menghadapi tantangan, Amos tetap bertahan dalam mengkhotbahkan pesan Allah. Amos bukanlah seorang pengkhotbah yang terlatih, pengakuannya "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. Tetapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba, dan TUHAN berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.” (ay. 14-15). Bau domba dan padang penggembalaan menempel di pakaiannya, memastikan bahwa apa pekerjaannya. Amos meninggalkan tanah kelahirannya tanah Tekoa, meninggalkan pekerjaannya, penghasilannya, kehidupan nyamannya, bahkan merelakan kelemahan-kelemahan sifat pribadinya diubah demi mengerjakan panggilan Tuhan. Amos melepaskan segala sesuatu kesenangannya demi Tuhan.

Amos tegas dalam sikap dan ucapannya dalam menyampaikan pesan Tuhan. Tanpa ragu, tanpa takut, terus melangkah bersama Tuhan apapun ancaman dan bahaya yang dihadapinya. Walau berhadapan dengan kekuatan politik dan agama zamannya. Amos tidak berkompromi, Amos menghadapi segala kesulitan, tantangan, dan penderitaan itu dalam melayani Tuhan.

Amazia adalah seorang imam di kota yang merupakan pusat ibadah sepuluh suku Israel, namun Amazia tidak melayani sesuai dengan kehendak Tuhan. Ia melayani sekehendak hatinya. Ia sama sekali tidak mengetahui apa kehendak dan maksud Tuhan untuk bangsanya, malah ia menjadi penentang rencana dan kehendak Tuhan, hanya karena nubuatan Tuhan mengandung pesan teguran yang keras!

Begitulah, ada kecenderungan bagi para pelayan Tuhan untuk “bermain aman”. Selalu tergoda untuk tidak mengganggu dunia bahkan hidup dengan cara dunia. Tuhan Yesus mengingatkan, “Dunia tidak dapat membenci kamu, tetapi ia membenci Aku, sebab Aku bersaksi tentang dia, bahwa pekerjaan-pekerjaannya jahat.” (Yoh. 7:7).

Selain iman serta keberanian, perlu memiliki komitmen, ketekunan, dan ketabahan dalam menanggung beban untuk memenuhi panggilan Tuhan dan melayani Tuhan dalam hidup kita. Amin. Selamat hari Minggu! (NS).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...