Kamis, 22 Februari 2018

RENUNGAN MINGGU REMINISCERE 25 FEBRUARI 2018

ALLAH 

MENGASIHI SEGENAP BANGSA

(Yunus 4: 1-11)



Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi keempat (2014) menjelaskan arti kata dengki, yaitu menaruh perasaan marah, benci, tidak suka, karena iri yang amat sangat kepada keberuntungan orang lain. Padanan kata dengki adalah iri. Iri artinya kurang senang melihat kelebihan orang lain. Misalnya tidak senang melihat orang lain beruntung, cemburu atau sirik. Cemburu artinya kurang percaya, curiga, karena iri hati. Cemburu berpadanan dengan sirik, iri. Menurut kamus Tesaurus Bahasa Indonesia karya Eko Endarmoko (2006) persamaan arti dengki adalah jahat, bangor, benci, busuk, culas, curang, dengki, fasik, iri, jahil, licik, nakal. Sifat ini jelas-jelas merupakan kondisi psikologis negatif yang dimiliki seseorang yang bisa merusak relasi sosial. Secara umum, orang dengki memiliki perilaku; tidak senang melihat orang senang, dan senang melihat orang lain tidak senang. 

Dari zaman Musa, inti dari perjanjian di Gunung Sinai adalah "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya…" (Kel.34:6-7a). Yunus tidak menginginkan firman Allah ini berlaku kepada penduduk Niniwe. Yunus menginginkan kehancuran Niniwe. Tuhan justru mengasihi penduduk Niniwe. “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku…” (Yes.55:8). Yunus sangat marah. Yunus benci, tidak senang, tidak suka dengan tindakan Allah tersebut dengan mengatakan: “Ya TUHAN, cabutlah kiranya nyawaku, karena lebih baik aku mati dari pada hidup." (ay.3+8). Kondisi ini merusak relasi Yunus dengan Tuhan. 

Setelah mendengar khotbah Yunus yang tidak panjang, penduduk Niniwe bertobat massal/nasional (3:5-9), karena itu Allah mengampuni mereka (3:10), Allah mengasihi mereka (4:11). Namun Yunus sangat marah atas pertobatan penduduk Niniwe ini. Seharusnya Yunus bersorak-sorai menyaksikan penduduk Niniwe yang jahat itu bertobat dan percaya kepada TUHAN. Kemarahan Yunus bukan sekadar gerutuan atau omelan sebagai ekspresi kekesalan hati, tetapi merupakan kejahatan besar karena membuat dia berdosa di hadapan TUHAN. 

Dengan mempelajari Kitab Yunus, kita belajar tentang Amanat Agung “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku… (Mat.28:19-20), "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. (Mrk.16:15). Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini… (Yoh.3:16). Allah mengasihi segenap bangsa. Selamat hari Minggu. Amin. (NS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...