Rabu, 17 Maret 2021

RENUNGAN MINGGU JUDIKA, 21 MARET 2021 Ibrani 5: 5-10

 KRISTUS 

POKOK KESELAMATAN

 

(Ibrani 5: 5-10)


 

Yesus ada dalam kesengsaraan yang luar biasa ketika dosa-dosa kita diletakan atas Dia oleh Allah. “Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.” (Lukas 22:44). Tuhan Yesus hampir mati sebelum Ia sampai ke kayu Salib, dan Ia berdoa untuk diselamatkan dari kematian sehingga Ia dapat mencapai salib. Dan kita diberitahu bahwa karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. Allah mendengarkan Yesus yang telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis di dalam kegelapan Getsemani. Allah mengirimkan malaikat-Nya untuk menguatkan Dia sehingga Ia dapat pergi ke kayu Salib untuk membayar penghukuman atas dosa-dosa kita.

Tuhan Yesus telah menjadi sempurna melalui ketaatan-Nya yang luar biasa terhadap kehendak Allah Bapa, hingga kematian-Nya di atas kayu salib. Dan melalui kesempurnaan-Nya tersebut, Tuhan Yesus meninggalkan “jalan” yang harus kita ikuti dengan seksama, supaya hidup kita juga boleh menjadi sempurna sama seperti Tuhan Yesus telah menjadi sempurna di hadapan Allah Bapa. Kita memiliki model atau pokok keselamatan yang harus kita teladani yaitu Yesus Kristus sebagai pokok keselamatan yang membuat kita juga dimungkinkan diselamatkan. Dengan diselamatkan kita dikembalikan kepada rancangan Allah semula.

Keselamatan hanya ada di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus. Dalam hal ini kita perlu mengenal pribadi Yesus Kristus dengan lebih mendalam, melalui firman-Nya dan melalui persekutuan pribadi dengan diri-Nya sendiri. Yesus Kristus telah menyelesaikan pekerjaan-Nya di dunia ini dengan sempurna dan menjadi pokok keselamatan bagi kita. Selanjutnya bagian kita adalah menjalani hidup seperti Tuhan Yesus hidup, sehingga kita juga boleh mengambil bagian dalam keselamatan yang direncanakan Allah bagi setiap orang yang mau percaya kepada-Nya.

Betapa Yesus mengasihi kita! Lihatlah Dia menangisi kesengsaraan kita! Lihatlah Dia menangisi orang-orang berdosa! Lihatlah ratap tangis-Nya di Getsemani, memohon Allah untuk membiarkan Ia hidup, sehingga Ia dapat disalibkan, dipakukan di kayu salib, hari berikutnya untuk membayar penghukuman atas dosa-dosa kita! Apakah ini tidak menggerakkan Anda?

 

D

oa: Kami memuji dan bersyukur kepada-Mu ya Tuhan, di dalam Yesus Kristus pokok keselamatan kami! Berilah kami kekuatan untuk hidup, selalu seturut firman-Mu. Amin. Selamat hari Minggu! (NS).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...