Kamis, 19 September 2019

PARTUMPOLON/IKAT JANJI PERKAWINAN DANIEL MARPAUNG - MEY CAROLINE MANURUNG

ACARA KEBAKTIAN

PERJANJIAN PERKAWINAN/MENIKAH

Jumat, 20 September 2019 Pukul 12.00 WIB












I.   Pra Ibadah

1.  Persiapan di ruang konsistori (Kedua Calon Pengantin, Orangtua dan Majelis gereja berdoa bersama)

2.     Calon Pengantin dan keluarga memasuki gedung gereja

II.   I b a d a h (Pdt. Nikson Simangunsong)

1.     Bernyanyi KJ. No. 3: 1-2  Kami puji dengan riang  G= Do

1.    Kami puji dengan riang Dikau, Allah yang besar;
    Bagai bunga t’rima siang, hati kami pun mekar.
    Kabut dosa dan derita, kebimbangan, t’lah lenyap.
    Sumber suka yang abadi, b’ri sinarMu menyerap.
         
(Jemaat Berdiri)

2.   Kau memb’ri, Kau mengampuni,
    Kau limpahkan rahmatMu
    Sumber air hidup ria, lautan kasih dan restu.
    Yang mau hidup dalam kasih Kau jadikan milikMu
    Agar kami menyayangi, meneladan kasihMu.



2.     Votum - Introitus - Doa

(L: Liturgis – J: Jemaat)

L:     Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama Anak-Nya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin. Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-Mu

J:    Aku memohon belas kasihan-Mu dengan segenap hati, kasihanilah aku sesuai dengan janji-Mu.

L:  Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. (Marilah kita berdoa): Tuhan Allah, Bapa kami yang bertakhta di sorga. Terima kasih Tuhan, karena Engkau membimbing Calon Pengantin hendak berjanji di hadapan-Mu. Mereka berdua akan berjanji untuk menerima pemberkatan perkawinan sesuai dengan kehendak Tuhan. Kami memohon agar Tuhan berdiam dalam hati mereka, sehingga janji yang hendak mereka ikrarkan diikat oleh kasih dan kehendak-Mu. Berkatilah mereka agar perkawinan mereka kelak membawa sukacita dan kebahagiaan bagi mereka berdua, keluarga, dan juga menjadi berkat bagi masyarakat serta jemaat-Mu. Di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.
(Jemaat Duduk)

3.     Koor: Ina Hanna


4.     Bernyanyi KJ. No. 457: 1+4  Ya Tuhan, tiap jam Do=Do

1.   Ya Tuhan, tiap jam ‘ku memerlukan-Mu.
    Engkaulah yang memb’ri sejahtera penuh.
    Setiap jam ya Tuhan, Dikau ‘ku perlukan.
    Ku datang, Jurus’lamat berkatilah.

(Calon Pengantin maju ke depan dan orangtua berdiri di tempat)

2.   Ya Tuhan tiap jam ajarkan maksud-Mu.
    B’ri janjiMu genap di dalam hidupku
    Setiap jam ya Tuhan, Dikau ‘ku perlukan.
    Ku datang, Jurus’lamat berkatilah

5.     Membaca Naskah Ikat Janji Perkawinan

6.     Klarifikasi dan Penegasan kepada:

6.1. Kedua Calon Pengantin

6.2.  Orangtua Calon Pengantin

7.     Penandatanganan Berita Acara Ikat Janji Perkawinan

7.1. Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan

7.2. Orangtua Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan

7.3. Saksi dari pihak Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan

7.4. Majelis Gereja Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan

7.5. Pelayan Ikat Janji Perkawinan

7.6. Pemberitahuan

8.     VG/Solo/Koor: 

9.     Bernyanyi KJ. No. 369a: 1 Ya Yesus ‘ku berjanji  F= Do
(Calon Pengantin menuju Altar)

1.   Ya Yesus, ‘ku berjanji setia pada-Mu;
’Kupinta Kau selalu dekat ya Tuhanku
Di kancah pergumulan jalanku tak sesat
Kar’na Engkau Temanku, Pemimpin terdekat    

10. Tukar Cincin

Calon Pengantin Laki-laki:       

Terimalah cincin ini sebagai simbol kasih setiaku 

yang tidak akan berubah kepadamu.

Calon Pengantin Perempuan: 

Terimalah cincin ini sebagai simbol kasih setiaku 

yang tidak akan berubah kepadamu.

(Calon Pengantin kembali ke tempat duduk)

11. VG Solo: 

12. Bernyanyi  PKJ. No. 285: 1 Bila badai hidup menerpamu Es= Do

1.   Bila badai hidup menerpamu
Dan cobaan pun datang mengganggu.
Hanya satu janji harapanmu;
Ya janji Tuhanmu, pegang teguh.
Biar gunung-gunung pun beranjak,
Serta bukit-bukit pun bergoncang,
Kasih dan setia dari Tuhan
‘kan melindungi tetap teguh
Pegang selalu janji Tuhan,
Jangan lepaskan walau siang atau malam
Enyahlah takut atau bimbang:
Tuhanlah pemilik hidupmu, hidupmu.
Biar gunung-gunung pun beranjak,
Serta bukit-bukit pun bergoncang,
Kasih dan setia dari Tuhan
‘kan melindungi tetap teguh
‘Kan melindungi tetap teguh, 
kan melindungi tetap teguh.

13. Khotbah:  Efesus 5: 22+25

Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,

Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat

dan telah menyerahkan diri-Nya baginya



14. Bernyanyi KJ. No. 393: 1-3 Tuhan, betapa banyaknya  G= Do

(Persembahan  I (Gereja) dan II (Sosial))

1.        Tuhan betapa banyaknya berkat yang Kau beri
Teristimewa rahmat-Mu dan hidup abadi

Ref.:   
        T’rima kasih ya Tuhanku,
Atas keselamatanku!
Padaku telah Kau beri hidup bahagia abadi.

2.        Sanak, saudara dan teman Kau b’ri kepadaku
      Berkat terindah ialah:’ku jadi anak-Mu
      
      Ref.:       
             T’rima kasih ya Tuhanku,
             Atas keselamatanku!
             Padaku telah Kau beri hidup bahagia abadi.

..... Musik .....

3.        Setiap hari rahmat-Mu tiada putusnya
      Hendak kupuji nama-Mu tetap selamanya
      
      Ref.:   

             T’rima kasih ya Tuhanku, atas keselamatanku!
             Padaku telah Kau beri hidup bahagia abadi.

             (Jemaat Berdiri)

15. Doa Persembahan – Berkat

16. (Menyanyikan): Amin, amin, amin.

III.  Kata Sambutan mewakili keluarga kedua Calon Pengantin

IV. Bersalaman 

      (Calon Pengantin berdiri di depan Altar menghadap jemaat)

RENUNGAN MINGGU XIV SETELAH TRINITATIS, 22 SEPTEMBER 2019


Milikilah Komitmen Iman 
Yang Senantiasa Baru

(Yosua 24:13-25)

Kepada kita senantiasa diperhadapkan beberapa pilihan yang harus kita pilih, dan piihan kita akan menentukan bagaimana langkah kehidupan kita selanjutnya, salah dalam menentukan pilihan, akibatnya kegagalan dan kekecewaan, tetapi pilihan yang tepat akan membawa kita kepada keberhasilan dan sukacita. Sering kita mendengar dan bahkan mengatakan: ”Hidup ini adalah pilihan”, benar, tetapi pilihan yang bagaimanakah yang dimaksudkan? Dalam iman kita pilihan hidup hanya dua yaitu ikut Yesus untuk hidup dan menyangkal Yesus yang berarti mati. Selanjutnya pilihan kita akan menuntun hati, pikiran kita untuk sebuah perilaku yang sesuai dengan pilihan, dan boleh saja pilihan itu akan berubah seiring dengan perjalanan waktu.

Dalam teks ini, Yosua membawa bangsa Israel untuk mengingat keputusan iman mereka sebelumnya akan Tuhan. Keputusan untuk mengikuti Allah, tetapi sering berubah sesuai dengan selera mereka. Bangsa itu banyak bertemu dengan ilah-ilah lain sepanjang perjalanan mereka dari Mesir hingga tanah Kanaan, sepertinya mereka memiliki banyak pilihan kepada siapa mereka beribadah, dan itu mereka lakukan. Mereka beribadah kepada dewa-dewa Baal di seberang sungai Yordan, dan bahkan mereka sebelumnya membuat lembu tuangan untuk mereka sembah, mereka meninggalkan Tuhan Allah yang membebaskan mereka dari perbudakan Mesir, mereka meninggalkan Allah yang mampu memberikan mereka kehidupan dan beralih kepada ilah-ilah yang mati. Israel tidak memiliki komitmen iman yang kuat, mudah terpengaruh, terhasut, dengan tawaran ilah-ilah yang mereka jumpai.

Yosua melihat ketidaksetiaan umat Israel, terutama ketika mereka sudah memasuki tanah Kanaan. Yosua melihat banyaknya ilah-ilah orang Kanaan yang dapat mempengaruhi ketidakkonsekwenan iman Israel akan Tuhan, sehingga perlu ada pembaharuan moral dan iman mereka akan Tuhan. Yosua memperhadapkan mereka dengan pilihan antara ilah-ilah yang mereka pernah sembah diserang Yordan, atau kepada Allah yang membebaskan mereka dari tanah Mesir. Suatu ketegasan diperlukan karena Tuhan Allah tidak mau: ”dimadu dengan ilah-ilah lain”, Dia adalah Allah pencemburu yang akan murka dan akan menghukum mereka atas ketidaksetiaan dan ketidaktaatan mereka. Yosua berkata: ”Pilihlah hari ini, kepada siapa kamu akan beribadah“ serta merta Yosua menegaskan kebulatan imannya akan Tuhan dengan berkata: ”Tetapi aku dan seisi rumahku akan tetap beribadah kepada Allah”. Ketegasan iman dalam menghadapi dunia, jangan ragu dan bimbang, Yosua mengajak mereka memperbaharui kesetiaan iman mereka akan Allah; Atas pilihan itu umat Israel berkata: ”Hanya kepada TUHAN sajalah kami akan beribadah. Beribadah kepada Tuhan dengan segenap hati dan membawa seluruhnya yang tinggal bersama kita di rumah kepada Tuhan dalam kesetiaan dan iman yang kokoh, dengan demikian kita akan memiliki hidup baru di dalam DIA yang memberikan kita hidup. Yesus adalah hidup dan kehidupan setiap orang yang percaya dan beribadah kepada-Nya dengan iman, kesetiaan dan ketaatan yang sungguh. Milikilah iman yang senantiasa disegarkan oleh Firman-Nya. Selamat hari Minggu. Amin. (HS).

Jumat, 13 September 2019

PARTUMPOLON/IKAT JANJI PERKAWINAN ENDREW SEBASTIAN SIPAHUTAR-DINA MARIA TAMBUNAN


ACARA KEBAKTIAN

PERJANJIAN PERKAWINAN/MENIKAH


ANDREW SEBASTIAN SIPAHUTAR-DINA MARIA TAMBUNAN

Sabtu, 14 September 2019 Pukul 11.00 WIB




I.   Pra Ibadah

1.       Persiapan di ruang konsistori (Kedua Calon Pengantin, Orangtua dan Majelis gereja berdoa bersama)

2.       Calon Pengantin dan keluarga memasuki gedung gereja

II.   I b a d a h (Pdt. Nikson Simangunsong)


1.  Bernyanyi  BN. HKBP No. 2: 1-2
Ku Mau Memuji Kau Tuhanku (BL. 113) C=Do

1.     ‘Ku mau memuji Kau Tuhanku
       Sebab Engkaulah Allah yang benar
       Penuhi aku dengan Roh-Mu
       Agar jiwaku sungguh bergemar
       Memuji Yesus Kristus Putra-Mu
       Atas nyanyianku Kau berkenan

(Jemaat Berdiri)

3.     Kepada Yesus bawa daku
       Agar pada-Mu ‘ku dibimbing-Nya
       Roh kudus tuntunlah langkahku
       Agar tetap di jalan yang benar
       Penuhi damai roh dan jiwaku
       S’lalu gemar memuji nama-Mu
  

2.  Votum - Introitus - Doa
(L: Liturgis – J: Jemaat)

L:         Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama Anak-Nya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi.

J:         Amin.

L:         Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, Sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan,

J:         Dengan maksud meneguhkan perjanjian, yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

L:         Haleluya! (Marilah kita berdoa:) Ya Tuhan Allah Bapa kami yang bertakhta di surga, Kami berterima kasih kepada-Mu Tuhan, karena Tuhan membimbing kedua Calon Pengantin untuk berjanji di hadapan Tuhan saat ini. Mereka berdua akan berjanji untuk menerima pemberkatan perkawinan sesuai dengan kehendak Tuhan. Kami mohon agar Tuhan berdiam dalam hati mereka, sehingga janji yang hendak mereka ikrarkan diikat oleh kasih-Mu dan kehendak-Mu. Berkati mereka agar perkawinan mereka kelak membawa sukacita dan kebahagiaan bagi mereka berdua, bagi keluarga mereka, dan juga menjadi berkat bagi jemaat-Mu dan masyarakat luas. Di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa.

J:         Amin.

(Jemaat Duduk)

3.  Koor/VG/Solo:

4.  Bernyanyi BN. HKBP No. 309: 1-2
Bersama Yesus Tuhan (BL. 164) F=Do

1. Bersama Yesus Tuhan. Lakukan tugasmu.
     Jadikanlah firman-Nya, pegangan hidupmu.
     Tuhanlah besertamu, siang atau malam.
     Dalam pekerjaanmu, berkat-Nya melimpah.

(Calon Pengantin maju ke depan dan orangtua berdiri di tempat)

2. Tiap pagi panggillah Tuhan Yesus Kristus
     Agar dalam bekerja Tuhan menolongmu
     Akan dilindungi-Nya kau setiap waktu
     Akan dihapuskan-Nya semua dosamu.

5.  Membaca Naskah Ikat Janji Perkawinan

6.  Klarifikasi dan Penegasan kepada:

6.1. Kedua Calon Pengantin
6.2.  Orangtua Calon Pengantin

7.  Penandatanganan Berita Acara Ikat Janji Perkawinan

7.1.    Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
7.2.    Orangtua Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
7.3.    Saksi dari pihak Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
7.4.    Majelis Gereja Calon Pengantin Laki-laki dan Perempuan
7.5.    Pelayan Ikat Janji Perkawinan
7.6.    Pemberitahuan

8.       Koor/VG/Solo:


9.  Bernyanyi BN. HKBP No. 652: 1
Tuhan Satukanlah Semua F=Do

(Calon Pengantin menuju altar)

1. Tuhan satukanlah semua jemaat-Mu
                 Dengan ikatan sempurna.
                 Tuhan satukanlah semua jemaat-Mu
                 Dengan cinta kasih-Mu.
                 Allah kita Esa. Raja Maha Mulia.
                 Tubuh Kristus Esa. Kita anggota-Nya.

10.  Tukar Cincin

Calon Pengantin Laki-laki:

Terimalah cincin ini sebagai simbol kasih setiaku yang tidak akan berubah kepadamu.

Calon Pengantin Perempuan:

Terimalah cincin ini sebagai simbol kasih setiaku yang tidak akan berubah kepadamu.

(Calon Pengantin kembali ke tempat duduk)

11.  Koor/VG/Solo:

12.  Bernyanyi BN. HKBP No. 766: 1
Janji Yang Manis G= Do

1. Janji yang manis: “Kau tak ‘Ku lupakan.”
     Tiada lagi takut dalam diriku.
     Walau gelap perjalanan hidupku,
     T’rang dari Tuhanku menyinariku.
     Reff.:    “Kau tidak ‘kan Aku lupakan.
                 Aku membimbingmu, Aku menuntunmu.
                 Kau tidak ‘kan Aku lupakan.
                 Aku penolongmu, yakinlah teguh.


13.  Khotbah: Amsal 24: 3-4


14.  Bernyanyi BN. HKBP No. 463: 1-3
Tuhan B’rikanlah Berkat-Mu (BL. 312) Bes=do

(Persembahan I (Gereja) dan II (Sosial))

1. Tuhan b’rikanlah berkat-Mu, demikian janji-Mu.
     Curahkan Roh-Mu Yang Kudus, puaskanlah hatiku.
     Reff:  Kuat kuasa-Mu, diamlah di hatiku.
              Janganlah hanya menetes,
              Biar tercurah penuh.
        
2. Jauhkan dariku penghalang, terbukalah jalanku.
     B’rikanlah air kehidupan, menyegarkan hatiku.
     Reff:  Kuat kuasa-Mu, diamlah di hatiku.
              Janganlah hanya menetes,
              Biar tercurah penuh.

..... Musik .....

3.    Lihatlah aku menunggu, ‘ku siapkan hatiku.
       ‘Ku berserah kepada-Mu, hidupku t’lah Kau tebus.
     Reff:  Kuat kuasa-Mu, diamlah di hatiku.
              Janganlah hanya menetes,
              Biar tercurah penuh.

15.  Doa Persembahan – Berkat

16.  (Menyanyikan:) Amin, amin, amin.

III.  Kata Sambutan mewakili keluarga kedua Calon Pengantin

IV. Bersalaman

(Calon Pengantin berdiri di depan Altar menghadap jemaat)

RENUNGAN MINGGU ADVENT I 28 NOVEMBER 2021

MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN DALAM KEKUDUSAN (1 Tesalonika 3: 9-13) Surat ini ditujukan kepada komunitas pengikut Kristus di Tesalonika. L...